Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp153,2 Triliun hingga September 2026
Ilustrasi penyusunan anggaran (pexels.com/pixabay)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp153,2 triliun hingga September 2026. Program tersebut telah menjangkau 57 juta penerima manfaat

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah terus mendorong perbaikan pelaksanaan program MBG agar penyaluran bantuan lebih tertib dan tepat sasaran.

Suahasil mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang memperketat pengawasan operasional SPPG, termasuk mewajibkan pemenuhan standar kebersihan dan sanitasi.

“Kami mengapresiasi berbagai perbaikan yang telah dijalankan BGN sehingga sekarang lebih tertib, pakai sertifikat, dan ada SPPG yang tidak benar ditutup,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa edisi September 2026 di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

1. Sejumlah perbaikan yang dilakukan BGN

Salah satu langkah perbaikan tersebut adalah kewajiban kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG. BGN juga telah menutup 1.276 SPPG yang belum memiliki sertifikat tersebut.

Selain memperketat standar operasional, BGN menambah kapasitas pelayanan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

2. Ada penambahan 480 SPPG

Tak hanya itu, BGN juga akan menambah SPPG mencakup 480 SPPG, terdiri atas 211 SPPG mitra mandiri dan 269 SPPG di wilayah terpencil. Nantinya, seluruh SPPG tambahan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.

BGN juga melakukan penataan penerima manfaat untuk memastikan distribusi MBG berjalan lebih optimal dan menjangkau kelompok sasaran yang tepat.

3. Alokasi anggaran MBG akan disesuaikan dengan kebutuhan program setelah proses pembenahan

Suahasil menegaskan, pemerintah akan mendukung berbagai upaya perbaikan tersebut. Menurut dia, alokasi anggaran MBG akan disesuaikan dengan kebutuhan program setelah proses pembenahan dilakukan.

“Saya memahami teman-teman BGN terus mencari upaya perbaikan. Ini bagus, sehingga nanti anggarannya mengikuti. Anggarannya menyesuaikan berapa yang diperlukan, kita akan sediakan,” ujar Suahasil.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article

artikel publish malam ini08 Oct 2026, 21:00 WIB