Lampung Selatan, IDN Times - Kualitas udara di lingkungan kampus dipantau Program Studi Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Itu imbas masuknya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) ke sejumlah wilayah Lampung.
Hasil pemantauan awal menunjukkan konsentrasi partikulat di dalam ruangan berada pada kategori tidak sehat dan perlu diwaspadai. Saat ini, Itera menghentikan perkuliahan tatap muka dan menggantinya dengan kuliah dalam jaringan (daring), serta menerapkan bekerja dari rumah (work from home) hingga kondisi memungkinkan.
