Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Catut Nama Jokowi, Politikus PDI-P Minta Setya Novanto Mundur

Setya Novanto didesak untuk mundur oleh Budiman Sudjatmiko selaku Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pasalnya, Setya terlibat dalam kasus dugaan pelanggaran etika. Kasus ini kini tengah bergulir di Mahkamah Kehormatan DPR (MKD).

Dilansir Tempo.co, (20/11), Budiman menganggap bahwa perkara Setya Novanto ini bukanlah perkara yang main-main. Pasalnya ini juga membawa nama Presiden RI Joko Widodo. Ditambah lagi, politikus Golkar tersebut juga diduga menyalahgunakan kekuasaanya untuk kepentingan pribadi.

Budiman mengatakan bahwa Setya juga menggunakan jabatannya untuk lobi-lobi bisnis. Menurutnya ini bukanlah tindakan yang benar. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Setya Novanto langsung dilaporkan oleh Sudirman Said, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ke MKD atas tudingan menjadi pelobi perpanjangan kontrak karya PT Freeport.

Dalam laporan tersebut juga ada barang bukti berupa bukti rekaman dan bukti transkrip pembicaraan. Dalam transkrip tersebut, Setya diduga mencatut nama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dia meminta bagian saham dari rencana investasi Freeport terkait pembangunan pembangkit listrik di Urumuka, Papua. Dalam kasus yang menimpanya ini, Setya Novanto membantah mencatut nama Jokowi dan Jusuf Kalla, namun dia membenarkan telah bertemu dengan Riza Chalid, bos Freeport.

Curated For You

Editorial Team

EditorRizal

Related Article

Artikel republish 12/1012 Oct 2026, 15:01 WIB
Artikel ada poll hidden 12 Oct 2026, 14:25 WIB
NewsPolls
Artikel rilis malam ini 09 Oct 2026, 21:00 WIB
artikel publish malam ini08 Oct 2026, 21:00 WIB