Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ternyata, 7 Makanan yang Sering Kita Jumpai Ini Banyak yang Gak Alami!

mashed.com
mashed.com

Ada banyak hasil alam yang bisa kita jumpai di pasaran dengan mudah. Sebagian dari kita pasti berpikir hasil alam yang ada di pasaran benar-benar 100 persen alami.

Padahal kenyataannya, sekarang ini sangat sulit menemukan bahan makanan dan minuman yang benar-benar alami atau organik. Bahan makanan dan minuman yang kita jumpai biasanya telah melewati banyak proses.

Bahkan, ada beberapa yang ternyata hasil kloning atau rekayasa genetika. Seperti yang dilansir dari Mashed berikut ini!

1. Jagung manis

thespruce.com
thespruce.com

Jagung manis yang sering kita jumpai di pasaran sekarang ini ternyata banyak yang merupakan hasil rekayasa genetika. Pada jagung manis, gula yang terkandung tidak akan berubah menjadi pati, sehingga jagung tetap manis, lunak, dan berair saat masih muda.

2. Kopi

ziliun.com
ziliun.com

Menurut laporan Forbes, kopi yang banyak dijual di pasaran sekarang ini telah melalui serangkaian proses. Produsen kopi biasanya akan menggunakan proses fermentasi seperti membuat anggur, menambahkan rasa, menyesuaikan kadar gula, membuatnya lebih asam atau kurang asam.

American Chemical Society juga menemukan bahwa beberapa kafein yang terkandung di dalam produk kopi adalah kafein sintetis.

3. Susu

hoards.com
hoards.com

Sama seperti kopi, produk susu yang dijual di pasaran telah melalui serangkaian proses. Menurut Forbes, susu murni awalnya akan melalui proses pemisahan lemak. Dari pemisahan lemak ini, terciptalah susu skim.

Nah, dari susu skim inilah, produsen akan mengolah kembali menjadi berbagai macam produk. Jika produsen ingin menciptakan produk susu murni, maka produsen akan kembali menambahkan jumlah lemak sesuai takaran yang tepat.

4. Madu

bbc.com
bbc.com

Sangat sulit untuk menemukan madu yang benar-benar asli di pasaran. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Uni Eropa pada 2016, sekitar satu ton madu palsu dijual di pasaran.

Madu-madu tersebut biasanya sudah dicampur dengan sirup gula untuk menambah rasa manis.

5. Pepaya California

goodnewsfromindonesia.id
goodnewsfromindonesia.id

Pepaya California memiliki nama asli pepaya callina. Buah ini merupakan hasil rekayasa genetika yang akhirnya memunculkan varian pepaya dengan rasa yang lebih manis. Buahnya pun tumbuh lebih banyak.

6. Semangka tanpa biji

scienceabc.com
scienceabc.com

Semangka tanpa biji memang disukai banyak orang, karena kita tidak perlu ribet membuang bijinya satu per satu. Namun, semangka tanpa biji bukanlah buah alami, karena ditumbuhkan melalui rekayasa genetik.

Biji semangka akan diinduksi menggunakan zat kolkisin dan serangkaian persilangan. Hasil persilangan ini nantinya akan menghasilkan semangka tanpa biji dari semangka berkromosom 3n.

7. Pisang

mashed.com
mashed.com

Varian-varian pisang seperti pisang cavendish juga merupakan hasil rekayasa genetika. Perlu diketahui, meski rasanya cenderung asam, jenis cavendish menguasai 95 persen perdagangan pisang dunia.

Pisang ini merupakan hasil sistem monokultur bermodal rekayasa genetika, sehingga mampu menghasilkan daging berwarna kuning cerah yang memikat banyak konsumen.

Nah, itulah beberapa makanan yang sering kita jumpai, tapi ternyata gak asli. Dari tujuh makanan di atas, mana saja yang paling kamu suka?

Share
Topics
Editorial Team
Andry Trisandy
EditorAndry Trisandy
Follow Us

Latest in Food

See More

Ini artikel resep cek urutan table

15 Des 2025, 14:00 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood
a

food2

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
Sollicitudin

food 1

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
JvZqgQ9nnn.png

artikel masa depan

30 Okt 2025, 10:00 WIBFood
wqd

cferfref

01 Okt 2025, 13:53 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 61

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IMG_3253.heic

Artikel 60

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IDN

Artikel 59

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 58

16 Sep 2025, 11:31 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 57

16 Sep 2025, 11:30 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 56

16 Sep 2025, 11:30 WIBFood