Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Meski Sering Digunakan, 5 Jenis Minyak Ini Kurang Cocok untuk Memasak

Unsplash.com/PercyPham
Unsplash.com/PercyPham

Minyak merupakan sumber lemak yang paling kaya manfaat. Minyak memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan maupun untuk membantu suatu kegiatan, salah satunya ialah memasak.

Minyak adalah salah satu komponen penting yang digunakan untuk kegiatan memasak. Minyak dibutuhkan untuk menghasilkan jenis-jenis masakan yang diolah melalui tahap penggorengan. Namun, tak semua minyak dapat kita gunakan untuk memasak lho.

Ada hal-hal yang membuat minyak tersebut tak cocok apabila digunakan untuk memasak. Berikut adalah lima jenis minyak yang tak cocok digunakan untuk memasak.

1. Minyak kelapa

Mnn.com
Mnn.com

Minyak kelapa adalah salah satu jenis minyak yang masih sering diperdebatkan manfaatnya untuk digunakan saat memasak. Meski tak sepenuhnya berbahaya apabila digunakan untuk memasak, namun asam lemak rantai menengah yang terkandung di dalam minyak ini sulit diubah menjadi energi dalam tubuh. Para ahli juga tidak menyarankan para penderita kolesterol untuk mengonsumsi minyak kelapa ini.

2. Minyak dari lemak hewani

Unsplash.com/JuanGomez
Unsplash.com/JuanGomez

Minyak dari lemak hewani sering menjadi pilihan untuk memasak karena mudah didapat dan juga memiliki rasa yang lebih gurih. Namun, minyak dari lemak hewani ini bisa menimbulkan masalah apabila terlalu sering dikonsumsi. Minyak dari lemak hewani bisa mengandung lemak jenuh hingga 40% dari total nutrisinya. Lemak jenuh sendiri memiliki efek meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

3. Minyak terhidrogenasi

Unsplash.com/WesualClick
Unsplash.com/WesualClick

Minyak terhidrogenasi adalah minyak yang melalui proses hidrogenasi, yaitu pengubahan lemak cair(minyak) menjadi lemak padat yang ditambah dengan hidrogen. Proses tersebut menghasilkan minyak yang sering disebut dengan lemak trans.

Minyak yang kerap terkandung di dalam junk food ini tak cocok digunakan untuk memasak karena dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menimbulkan pembentukan plak yang dapat menyumbat pembuluh darah.

4. Minyak sawit

Nuffoodsspectrum.asia
Nuffoodsspectrum.asia

Minyak sawit adalah minyak yang dapat membantu menjaga kesehatan otak. Tetapi, minyak jenis ini kurang tepat apabila digunakan untuk memasak. Sebab, minyak sawit mengandung lemak jenuh yang tinggi dan tak cocok jika terlalu sering dikonsumsi. Dan apabila kamu terlalu sering mengonsumsi minyak sawit, maka risiko kolesterol akan semakin tinggi.

5. Minyak sayur

Unsplash.com/PercyPham
Unsplash.com/PercyPham

Minyak sayur merupakan istilah minyak yang terbentuk dari beragam campuran minyak lain. Minyak jenis ini tentunya memiliki informasi nutrisi yang kurang jelas. Bisa saja minyak sayur mengandung lemak jenuh yang tinggi. Tak hanya itu, minyak sayur bisa saja memiliki titik asap yang rendah. Sehingga, minyak jenis ini mudah terbakar di suhu yang rendah. Hal itu bisa menimbulkan zat karsinogen yang meningkatkan risiko kanker.

Itulah kelima jenis minyak yang tak cocok digunakan untuk memasak. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Muhammad Imam Maulana
EditorMuhammad Imam Maulana
Follow Us