Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Saat Mengolah Ikan

Ikan merupakan salah satu makanan wajib orang Indonesia. Manfaatnya yang begitu banyak untuk tubuh seperti mencegah kolestrol, menjaga kesehatan jantung hingga baik untuk fungsi otak ini menjadi alasan ikan jadi makanan favorit. Ikan yang dimasak dengan benar akan enak dimakan, tapi, bisa jadi sangat menyebalkan jika salah mengolahnya karena rasa amis yang akan mendominasi.

Untuk itu, kamu jangan sampai salah dalam mengolah ikan karena itu akan membuat kamu membuangnya sebelum memakannya karena amis. Kenali 7 kesalahan yang sering dilakukan orang saat mengolah ikan ini agar kamu jangan sampai melakukan kesalahan yang sama.

1. Tidak mengetahui kualitas ikan yang dibeli.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/generalviewmorrisonssupermarketafjg3ef1gahx-b91fb8b7a4973abc491f5fe0ee39b54f.jpg

Kesalahan utama yang sering sekali dilakukan orang sebelum masak ikan adalah tidak memilih ikan dengan benar. Lebih baik kamu membeli ikan di tempat orang yang kamu percayai daripada sembarang orang di pasar. Bahkan jika kamu membeli ikan, perhatikan mata ikan tersebut. Jika matanya masih terang dan jernih, maka ikan itu masih segar. Ikan segar juga memiliki bau yang tidak menyengat. Sedangkan jika matanya berwarna gelap, maka kemungkinan besar ikan itu sudah lama mati.

2. Tidak menyimpannya dengan benar.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/did-storingfish-0756e98a7ea2c4b77e6e5d434d43a2f9.jpg

Jika kamu ingin memasak ikan pada hari itu juga, maka letakkan ikan di kulkas dan siapkan semua bahan. Setelah semua siap baru keluarkan ikan dari kulkas. Namun jika kamu ingin memasak ikannya besok atau lusa, maka jangan salah menyimpannya. Kebanyakan orang akan langsung memasukannya dalam kulkas begitu saja, itu tidak benar. Yang benar adalah, masukkan ikan ke dalam plastik berisi es batu dulu baru masukkan kulkas. Cara ini berfungsi untuk menjaga kesegaran ikan.

3. Tidak sedikit orang yang membeli ikan lele dalam keadaan mati, padahal sebaiknya beli dalam keadaan hidup.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/maxresdefault-5d80ba91be3829be0a602674f2b54a6f.jpg

Jika kamu ingin makan ikan lele, maka pastikan kamu membelinya dalam keadaan hidup, bukan mati. Agar tentu saja kamu mendapatkan kesegaran maksimal dengan membelinya hidup-hidup. Selanjutnya, bersihkan sampai bersih jangan hanya menggunakan air, tapi juga sabut kelapa untuk membershkan lendirnya. Jangan lupa diberi jeruk nipis sebelum diolah agar bau anyirnya hilang.

4. Memasak ikan tuna terlalu matang sehingga menghilangkan kadar juicy dan proteinnya.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/bx0404h-grilled-tuna-steaks-s4x3jpgrendhgtvcom616462-9cd49e4277a647ba4499e69169c9b390.jpeg

Tuna hampir memiliki kesamaan dengan ikan salmon, namun tentu tuna lebih harganya lebih terjangkau. Jika kamu ingin masak ikan yang satu ini maka pastikan kamu tidak terlalu lama memasaknya karena justru terlalu matang menghilangkan kadar proteinnya. Selain itu, sebaiknya jangan mencampurkan bahan lain saat masak tuna karena aromanya akan hilang. Gunakan suhu api 80 derajat celsius saja yang dimasak 7 sampai 10 menit.

5. Merebus ikan salmon seharusnya memperhatikan banyaknya air. Perhatikan untuk tidak menggunakan terlalu banyak air.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/eadim-olive-oil-poached-salmon-5-9adb5803e0cb2d936a2eb0453e0445be.jpg

Menggunakan terlalu banyak air hanya akan membuat salmon hancur. Jika kamu ingin merebusnya, maka gunakan air yang tidak terlalu banyak tapi tetap terendam. Proses ini akan membuat daging salmon lebih lembut dan lunak. Suhu yang digunakan cukup sekitar 45 derajat celsius untuk kematangan sup ikan salmon yang sempura.

6. Tidak menghilangkan aroma pesing pada ikan pari sebelum mengolahnya.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/photo-a772f18efc27b2b307ae487ea3ccd685.jpg

Sebelum memasak ikan pari yang harus kamu ingat adalah dengan menghilangkan aroma pesingnya. Aroma tersebut bisa dihilangkan dengan mengukusnya di dandang selama 10-15 menit saja. Baru setelah itu kamu bisa mengolahnya menjadi makanan apapun yang kamu inginkan.

7. Tidak membersihkan dulu ikan tongkol sebelum disimpan dalam freezer.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170505/masak-ikan-3-99ff4fb147d54983422c1d0503454d38.jpg

Ikan tongkol mengandung histamin alami yang bisa membuat alergi atau keracunan. Nah, kandungan alami ini berasal dari mikroba dan enzim protease dari isi perut ikan yang merembes dari dinding perut ke daging. Jadi pastikan kamu membersihkan semua itu sampai benar-benar bersih baru setelah itu meletakkannya di kulkas. Ikan tongkol yang segar tidak berbahaya kok asal kamu menyiapkannya dengan benar.

Share
Topics
Editorial Team
Stella Azasya
EditorStella Azasya
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Mochi Pisang Ijo ala Devina Hermawan

09 Jan 2026, 09:51 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood
a

food2

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
Sollicitudin

food 1

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
JvZqgQ9nnn.png

artikel masa depan

30 Okt 2025, 10:00 WIBFood
wqd

cferfref

01 Okt 2025, 13:53 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 61

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IMG_3253.heic

Artikel 60

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IDN

Artikel 59

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 58

16 Sep 2025, 11:31 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 57

16 Sep 2025, 11:30 WIBFood