Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Jenis Olahan yang Sering Jadi Limbah Makanan, Duh Apa Gak Sayang?

allrecipes.com
allrecipes.com

Pada saat ini hampir beberapa titik lokasi di dunia memiliki permasalahan yang berhubungan dengan gizi, khususnya pada anak-anak. Hal ini tentu saja didasari karena kurangnya asupan nutrisi bagi beberapa masyarakat yang tinggal di negeri-negeri tertinggal.

Satu hal yang membuat persoalan tersebut semakin memprihatikan adalah karena pada saat yang bersamaan ternyata terdapat banyak sekali olahan yang justru dibuang dan menjadi sampah makanan di dunia.

Sering disepelekan oleh orang-orang, makanan tersebut pun harus rela berakhir di tempat sampah meski kualitasnya masih bagus dan layak untuk dikonsumsi. Hal ini bisa dimaknai sebagai bentuk dari keserakahan manusia.

Bila kamu masih sering membuang-buang bahan makanan, kamu harus tahu lima daftar olahan yang sering dibuang dan berakhir menjadi sampah. Apa saja?

1. Nasi

Unsplash/Pille-Riin Priske
Unsplash/Pille-Riin Priske

Jika kamu melihat negara-negara yang mengonsumsi nasi sebagai bahan pokok makanan mereka, kamu ak

an menemukan ada banyak sekali sampah-sampah sisa hasil dari konsumsi nasi. Hal ini tentu saja menyedihkan mengingat ada banyak jiwa yang bekerja keras untuk mengais sesuap nasi, sementara nasi justru menjadi salah satu makanan pokok yang harus rela berakhir di tempat sampah.

Oleh sebab itu, sebagai masyarakat yang mengonsumsi nasi sehari-hari, kamu harus penuh perhitungan dalam setiap mengambil nasi ya. Pastikan nasi yang diambil cukup dan habiskan hingga habis, jangan sampai bersisa atau justru terbuang. 

2. Keju

Unsplash/Alexander Maasch
Unsplash/Alexander Maasch

Pada beberapa negara yang mengonsumsi keju sebagai bahan makanan, olahan yang dihasilkan dari hasil fermentasi susu ini memang sering kali menjadi sampah makanan.

Padahal keju sebenarnya memiliki durasi waktu bertahan yang cukup lama, bahkan apabila kamu menemukan bahwa kejumu telah berjamur, kamu tetap dapat mengonsumsinya dengan catatan telah menghilangkan jamur tersebut dengan cara memotongnya dan mengonsumsi bagian yang bebas jamur.

Pembuangan keju secara massal hanya akan membuat bahan makanan tersebut sia-sia tanpa memberikan manfaat khususnya bagi orang yang kelaparan.

3. Susu

Unsplash/ROBIN WORRALL
Unsplash/ROBIN WORRALL

Jika berbicara mengenai pemenuhan nutrisi khususnya kepada anak-anak, tentu kita tidak bisa menyangkal manfaat dari susu. Namun, hal yang sangat disayangkan adalah total 5,9 juta gelas susu harus rela berakhir di wastafel. Hal ini tentu saja bertolak belakang dengan berbagai kasus anak-anak dengan gizi buruk di beberapa negara.

Padahal apabila pengonsumsian susu dapat dimaksimalkan, jutaan gelas susu tersebut dapat sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.

4. Roti

Unsplash/James Harris
Unsplash/James Harris

Siapa yang tidak mengenal olahan roti? Makanan yang dapat menjadi sumber karbohidrat ini ternyata justru harus rela berakhir di tempat sampah dengan total 240 juta irisan roti tiap tahunnya.

Hal ini sangat memprihatikan sebab roti dapat dikonsumsi untuk pemenuhan gizi dan nutrisi bagi mereka yang membutuhkan. Namun di beberapa tempat di dunia justru menganggap roti hanyalah sampah makanan apabila tak habis dikonsumsi.

5. Kentang

Unsplash/Lars Blankers
Unsplash/Lars Blankers

Sumber karbohidrat lainnya yang harus rela berakhir di tempat sampah dalam jumlah banyak adalah kentang. Diketahui bahwa pembuangan kentang secara massal mencapai hingga total 5,8 juta kentang yang tak habis dikonsumsi.

Padahal seperti yang kamu ketahui bahwa kentang dapat membantu kamu dalam pemenuhan nutrisi dan sumber karbohidrat baik. Apabila dimaksimalkan, kentang dalam membantu dalam mengatasi gizi buruk. 

Nah, lima bahan makanan di atas dapat menjadi informasi bagimu untuk tidak lagi membuang sisa makanan yang masih layak konsumsi. Perhatikan porsi makanmu, jangan berlebihan bila sekiranya kamu memang tak bisa menghabiskannya.

Jangan sampai jadi manusia yang serakah, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Tresna Nur Andini
EditorTresna Nur Andini
Follow Us

Latest in Food

See More

artikel gif

14 Jan 2026, 10:28 WIBFood
Food article 2 tanpa code

Food article 2 tanpa code

20 Nov 2025, 15:14 WIBFood
a

food2

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
Sollicitudin

food 1

07 Nov 2025, 15:02 WIBFood
JvZqgQ9nnn.png

artikel masa depan

30 Okt 2025, 10:00 WIBFood
wqd

cferfref

01 Okt 2025, 13:53 WIBFood
Gyr0ZEVbwAA-yTf.jpg

Artikel 61

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IMG_3253.heic

Artikel 60

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
IDN

Artikel 59

16 Sep 2025, 11:32 WIBFood
road-3133502_960_720.jpg

Artikel 58

16 Sep 2025, 11:31 WIBFood