Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[CERPEN] Tidak Semua Cowok Berengsek, Kak

[CERPEN] Tidak Semua Cowok Berengsek, Kak
unsplash.com/Morgan Sessions

ā€œKamuĀ  masih marah, Mima?ā€ Kristo bertanya lirih sementara matanya yang kerap membuat Jemima terpesona di awal perkenalan mereka menatap gadis itu, sendu.

ā€œApa perlu kamu menanyakan hal itu, Kris? Sampai kapan aku harus selalu mengerti dan memaafkanmu? Kamu selalu saja membuat aku kecewa dan marah. Jangan-jangan, kamu sengaja melakukan semua ini karena kamu sudah enggak sayang aku lagi. Benar, kamu enggak sayang aku lagi, Kris?ā€ cecar Jemima dengan suara tertahan dan getir. Raut wajahnya terlihat emosional.

ā€œKamu kok punya pikiran jelek begitu sih, Mima? Enggak pernah terlintas di pikiranku berpaling darimu, apalagi menyakitimu. Kamu tahu, aku sangat mencintaimu.ā€

ā€œKalau cinta, mengapa kamu lebih menjaga perasaan Kila daripada perasaanku?ā€ tangkis Jemima, ketus.

ā€œAku enggak enak nolak permintaan dia. Lagi pula, dia adikmu. Masa dimintai tolong mengantar dia ke toko buku saja enggak mau.ā€

ā€œKe toko buku kok lama begitu sampai kamu lupa kalau kita punya janji ke ultahnya Mikha. Aku sampai malu dan harus bohong kalau kamu harus menjemput saudaramu di bandara.ā€

ā€œAku ....ā€ Kemarahan Jemima membuat Kristo sulit berujar. Kristo sadar, sikapnya yang tidak tegaan dan sulit menolak kerap merugikan dirinya. Namun, mengapa Jemima begitu marah hanya karena ia mengantar Kila ke toko buku? Memang, ke toko bukunya cuma sebentar, tetapi Kila memohon padanya dengan memelas agar mau mengantarnya sampai ke rumah temannya.

Kristo tidak tega Kila pulang sendiri, apalagi rumah teman Kila tidak dilalui kendaraan umum. Seharusnya tidak ada yang harus diperdebatkan bila Kristo menunggu Kila menyelesaikan urusan dengan temannya. Lagi pula, Kila sudah minta maaf dan berjanji akan menjelaskan keterlambatanya pada Jemima.

ā€œKila sudah menjelaskan semuanya sama kamu, ā€˜kan, Mima ...?ā€

ā€œItu hanya akal-akalan kalian saja! Kalian mencoba menipuku?ā€

ā€œMima!ā€ Kristo membeliak, tak percaya Jemima punya pikiran seburuk itu.

ā€œKenapa? Kamu mau menyangkal lagi? Kamu lebih sering jalan dengan dia daripada aku. Aku tahu dia lebih cantik, supel, dan periang. Aku enggak kaget kalau kamu pun tertarik dengan dia,ā€ Jemima berujar dengan suara patah dan sedikit bergetar. Ia memalingkan mukanya tatkala Kristo menatapnya putus asa.

ā€œEnggak seharusnya kamu punya pikiran seburuk itu pada adikmu,ā€ sesal Kristo, lirih.

ā€œKalau bukan dia, berarti kamu sendiri yang bermasalah. Kamu suka dia, ā€˜kan? Karena itu kamu enggak pernah bisa menolak permintaannya. Kamu ... kamu mau bermain curang di belakangku, Kristo. Kamu sengaja melukai aku demi Kila. Kamu benar-benar jahat, Kristo. Kamu mempermainkan perasaanku dan menghancurkan kepercayaanku,ā€ suara Jemima tersendat dan bergetar. Gadis itu berusaha menahan emosinya agar tidak lepas kontrol.

Kristo tergugu, kehilangan kata-kata. Ia hanya mampu menelan ludahnya yang tersekat di tenggorokan sehingga tak sepatah kata pun yang sanggup keluar dari sela-sela bibirnya. Dia tidak menyangka kalau Jemima akan semarah itu.

ā€œPercayalah, Mima, aku sayang kamu. Aku tidak pernah tertarik dengan Kila. Aku berusaha bersikap baik karena dia adikmu. Aku janji enggak bakalan ngecewain kamu lagi,ā€ Kristo berusaha meraih jemari Jemima. Namun, Jemima menepisnya dengan raut datar.

ā€œKamu bisa menjamin hubungan kita akan seperti dulu lagi, Kris?ā€

ā€œKatakan apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya?ā€

ā€œMaaf, Kris, aku rasa hubungan kita enggak akan bisa seperti dulu lagi. Aku sudah enggak percaya kamu lagi. Aku lelah bertengkar terus gara-gara ini. Aku lebih memilih adikku daripada harus bersitegang terus,ā€ tandas Jemima mengakhiri percakapan. Setengah berlari ia meninggalkan Kristo yang masih termangu karena keputusan sepihaknya yang mengejutkan cowok itu.

Kristo masih terpaku, kelu. Sesuatu terasa lepas dari jiwanya bersamaan dengan rasa nyeri yang menggigit di sudut hati. Ia masih belum percaya, semudah itu Jemima memutuskannya. Ia terlalu syok, cinta Jemima hanya sebatas itu?Ā 

***

ā€œKakak enggak menyesal melepas cowok sebaik Kristo? Zaman sekarang, mencari cowok setia dan baik itu sulit loh, Kak. Aku saja merasa menyesal dan enggak enak hati sudah membantu Kakak merencanakan semua ini,ā€ celoteh Kila tatkala menyambut kedatangan Jemima.

ā€œHai, sejak kapan kamu jadi lembek begitu?! Aku masih memegang komitmenku untuk tidak bepacaran serius dan paling lama hanya enam bulan. Untuk Kristo, aku bahkan telah memberinya toleransi satu bulan. Ingat, La, jangan biarkan diri kita terluka karena dipermainkan cowok. Karena itu, sebelum ia meninggalkan kita, kita dulu yang meninggalkannya,ā€ suara Jemima sewot.

Namun, enggak semua cowok berengsek, Kak. Hanya karena Papa yang tidak setia dan meninggalkan Mama demi perempuan lain, serta Juan yang meninggalkan Kakak karena malu punya pacar dari keluarga tidak harmonis, bukan berarti semua cowok sama, sanggah suara hati Kila. Namun, ia cuma bisa menghela napas panjang.**

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ana Lydia
EditorAna Lydia
Follow Us

Latest in Fiction

See More

Apakah Ojek Online Beroperasi saat Lebaran?

12 Mar 2026, 15:00 WIBFiction
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIBFiction
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

12 Feb 2026, 15:45 WIBFiction
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIBFiction
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIBFiction
case event

case event

19 Jan 2026, 16:18 WIBFiction
gtrg

gtrg

17 Des 2025, 16:33 WIBFiction
dewdw

dewdw

13 Nov 2025, 14:37 WIBFiction
artikel biasa aja

artikel biasa aja

28 Okt 2025, 16:00 WIBFiction