Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Yang Hilang

[PUISI] Yang Hilang
Unsplash.com/Bryan Minear
Share Article

Yang kukenal darimu; kau mengenaliku

Lantas sejak hari di mana kata hujat terlontar

Tuduhan saling lempar

Seasing pertama kali, namun tak pernah setertarik dulu

Ā 

Tak pernah seberharap dulu

Tak sama seperti ketika kupikir kau obat merah

Menyembuhkan bekas patah

Menghilangkan sakit luka parah

Ā 

Mengobati memar-memar yang meradang

Justru kau hilang

Ketika gelap menyergap

Kau layaknya bayang

Ā 

Meninggalkan jasadmu tanpa ragu

Sedikitpun sisa kata kelu

Penuh terbendung

Berhambur dari renung

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team
    Meld
    EditorMeld

    Related Articles

    See More