Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Teruntuk Puan Hati

Derasnya hujan di sore hari, Sederas imajinasi yang berkeliaran merasuk telak.
Sumpah serapah, harapan, dan dingin menyesap seketika hati terjebak dalam petrikor.
Sang puan pongah tak tahu diri.
Berkesempatan benalu bercabang dalam sekat rasa yang menghujam kuat.

Puan, mana arah yang akan kau tempuh?
Sedang hati bergejolak mengutuki diri yang bebal akan cinta.
Akankan dibawa bermuara bersama senja?
Bersama lembayung jingga kau nyatakan.

Atau kau lepas di waktu subuh menjelang?
Selayaknya selendang fajar penanda habis masanya.
Terserah kepada puan yang merajai.

Dalam celah sukma aku meringis tertahan.
Waktu masa kulukis akan tentangmu.
Dalam tembang keresahan akan rasa tak berpuan.
Layaknya kopi yang diseduh, Jiwaku penuh dengan tanda tanya naluri.
Nirwana ku ingin segera berlari, Atas jawaban aku atau sudahilah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Anesa Dewi
EditorAnesa Dewi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

Apakah Ojek Online Beroperasi saat Lebaran?

12 Mar 2026, 15:00 WIBFiction
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIBFiction
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

12 Feb 2026, 15:45 WIBFiction
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIBFiction
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIBFiction
case event

case event

19 Jan 2026, 16:18 WIBFiction
gtrg

gtrg

17 Des 2025, 16:33 WIBFiction
dewdw

dewdw

13 Nov 2025, 14:37 WIBFiction
artikel biasa aja

artikel biasa aja

28 Okt 2025, 16:00 WIBFiction