Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Temu Rindu

[PUISI] Temu Rindu
pixabay.com/Free-Photos
Share Article

Bias senja memaku pandangan nan sayu,
Sendu meluruh hingga bibirku kelu
Berdentam-dentam dengan harap yang kian mengabu,
Aku tersedu-sedu masih mengeja rindu.

Kelam malam masih berembuk dengan ambisi,
Sedang anganku kembali beranjak pergi,
Berlari-lari kian memberi jarak,
Terjengkang hingga membuatku merangkak untuk mengukur orbit rindu.

Embun masih dengan senang hati menabuh resah, 
Jiwa gersang pun semakin bertumpuk-tumpuk,
Melarat hingga membuatku sekarat,
Buatku tak sanggup untuk menabung rindu.

Hingga langit terang benderang,
Bayang-bayang pun menjadi nyata.
Tak lagi samar di ujung pelupuk mata,
Senyum itu, yang membuatku berlari menghidu aroma canda tawa

Temu, kita beradu temu.
Rinduku, tak lagi bernama pilu

Singkawang, 15 Agustus 2019

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More
artikel punya baca juga

artikel punya baca juga

01 Jul 2026, 13:47 WIB
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

27 Mei 2026, 15:45 WIB
case event

case event

19 Mei 2026, 16:18 WIB
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIB
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIB
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIB