Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[Puisi] Semenandung Hujan

Share Article

Mega mendung di batas cakrawala,
Pernah menyiratkan tentang sebuah asa
Bahwasanya,
Langit takkan jingga, sebelum Sang Kabut tiba

Sama halnya dengan kita,
Takkan ada rasa, sebelum rindu perlahan menjelma
Takkan ada resah, sebelum tersudut pada satu nama..

Aku tak tahu,
bagaimana cara angin mengajak ilalang menari
Dan aku juga tidak tahu,
Bagaimana cara angin berbisik tanpa gemercik

Yang aku tahu,
Hujan pernah mengguyur gejolak api cinta,
Tuk mereda agar tak semena-mena

Hujan pernah hadirkan canda penuh gelak tawa,
Yang selipkan curi pandang di bola mata
Hujan juga pernah hadirkan jejak kaki kita,
Seolah mendukung untuk kita bersama

Satu yang takkan mungkin kau lupa,
Hujan pernah ada di antara kita

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Latest in Fiction

See More
artikel punya baca juga

artikel punya baca juga

01 Jul 2026, 13:47 WIBFiction
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

27 Mei 2026, 15:45 WIBFiction
case event

case event

19 Mei 2026, 16:18 WIBFiction
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIBFiction
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIBFiction
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIBFiction
gtrg

gtrg

17 Des 2025, 16:33 WIBFiction