Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Mentari Hidupku
Pixabay.com/JillWellington

Aku menemukannya
Sebuah cahaya yang membuka jalanku
Kehadirannya membuka mataku akan banyak hal

Seperti matahari yang terbit dan tenggelam 
Mentariku datang dan pergi sesukanya
Terkadang memanggil rindu karena tak bertemu

Aku tak takut akan gelap
Tapi aku takut kehilangan cahayamu dalam hidupku 
Jika kau ingin menyapa senja sejenak, pergilah
Tapi pulanglah sebelum gelap menyelimuti langit
Jangan biarkan aku menunggu dalam pelukan rindu

Pulanglah, kita tanam barisan bunga matahari untuk mengiringi cahayamu
Hingga malam tak merengut terang cahayamu

Inilah catatan hati yang merindu
Menunggu cahayanya pulang

Bekasi , 29 September 2019
© Chesamstory 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team