Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    [PUISI] Menanti dan Merindu
    Unsplash/Krists Luhaers

    Mendung pekat mengisi pagi
    Menutup sang fajar yang hendak berseri
    Membawa embun yang kian enggan 'tuk pergi
    Dan tetesan rindu masih menanti datangnya sang mentari

    Begitu pun aku
    Menanti datangnya cinta
    Meski tahu itu tidak pasti
    Menjemput mentari meski mega terus menghalangi

    Sampai kapan kuharus menanti
    Sampai kapan rindu ini terus menemani
    Aku lelah
    Menanti sebuah rindu adalah beban

    Aku ingin pergi
    Tapi takut kau kembali
    Aku ingin terlepas
    Tapi takut kau juga menanti

    Bukalah hatimu
    Mendekatlah kepadaku
    Raih tanganku
    Dan lepaskan penantian kerinduan ini bersamaku

    Jakarta, 27 Desember 2019

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team