Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Mari Bertemu Setelah Seribu Tahun

[PUISI] Mari Bertemu Setelah Seribu Tahun
soompi
Share Article

Apa yang cari

Aku bukanlah melati atau mawar lagi!

Sekarang ini, aku hanyalah sisa-sisa trauma disesali nestapa

Aku adalah tanah ruam, tak bernanah namun tubuh sebagi racun

 

Aku seperti nada, tak berpeluang bunyi

Seperti air, tak aktif mengalir

Seperti kertas tak lagi putih

Hanya ada ruam hitam yang melepuh

 

Diksiku dipaksa mengisap mega-mega

Pada malam yang mencengkeram siang agar tak berpulang

Sayang, jangan tunggu aku lagi

Biarkan hati beku mengobatkan diri

Menjelma menjadi kasta-kasta tak berarti

Mari kita bertemu setelah 1000 tahun lagi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More
artikel punya baca juga

artikel punya baca juga

01 Jul 2026, 13:47 WIBFiction
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

27 Mei 2026, 15:45 WIBFiction
case event

case event

19 Mei 2026, 16:18 WIBFiction
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIBFiction
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIBFiction
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIBFiction
gtrg

gtrg

17 Des 2025, 16:33 WIBFiction