Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    [PUISI] Jeda
    Unsplash.com /Dave Ruck

    Kita terlalu lelah
    Hingga tak sadar amarah memuncak
    Padahal hidup sudah sedemikian sulit
    Mengapa tak mau berdamai?

    Masing - masing berargumen sendiri
    Saling tarik vokal merasa paling benar
    Ego seolah menjadi Tuhan
    Ritme intonasi tinggi jadi gertakan

    Sudahlah...
    Apa tidak lelah saling serang?
    Apa sulitnya merangkul dan damai?
    Dulu cinta kalian setinggi langit
    Lalu sekarang kenapa diinjak ke tanah

    Kenapa tidak mengambil jeda
    Setelah sekian hari berjalan tanpa sapa
    Coba ambil masa untuk berpikir jernih
    Satu sama lain tentu pendosa

    Kenapa tidak mengambil jeda
    Mengistirahatkan beban di kepala
    Merefleksi diri dari  khilaf dan dosa
    Agar ke depan tak lagi semena-mena

    Hidup butuh merenung
    Bukan untuk menjadi linglung
    Tapi untuk menjadi manusia baru
    Manusia yang bertindak dengan hati, bukan ego

     

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team