Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Janji Manis

Ada tawa yang kurindukan 

Saat jemari masih bertautan

Saat hati masih mempersatukan

Saat senja masih mengabadikan

Kisah kita di setiap pertemuan

 

Sebelum kau pergi tanpa permisi

Meninggalkan hati yang awalnya terisi

Memaksanya untuk beradaptasi

Tanpa ada lagi lembaran kisah untuk diisi

Hanya untuk mengejar ambisi

 

Katamu, senyumku lebih indah dari lembayung

Katamu, bersamaku bahagiamu takan pernah terhitung

Janjimu, takkan membuat tawaku murung

Janjimu, berjalan bersisian hingga akhir penghujung

Namun, kau yang pergi tanpa tanggung-tanggung

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Mita Rakasiwi
EditorMita Rakasiwi
Follow Us

Latest in Fiction

See More

Consequat Enim expedita esse aut numquam ullam ea natus quia consequ

30 Jan 2026, 16:02 WIBFiction
motor

case event

19 Jan 2026, 16:18 WIBFiction
surely-tomorrow-still (1).jpg

gtrg

17 Des 2025, 16:33 WIBFiction
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 03_22_31 PM.png

dewdw

13 Nov 2025, 14:37 WIBFiction
L5josd0NmR.png

artikel biasa aja

28 Okt 2025, 16:00 WIBFiction
7nTjgyTckg.png

dewd

15 Okt 2025, 10:44 WIBFiction
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/98eff-aupair---ieuropa.no.jpg

QUIZ BARU

15 Okt 2025, 09:50 WIBFiction
wqd

ded

01 Okt 2025, 13:53 WIBFiction
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/old/421a8-woman-yes_karenzeigler.jpg

Artikel 19

16 Sep 2025, 10:18 WIBFiction
VZTiPF6qI2.png

Artikel 3

16 Sep 2025, 10:10 WIBFiction