Nyala api datang dari dalam hati,
Menyerukan aspirasi demi ibu pertiwi,
Namun di pandang mencari sensasi, demi pamor di depan TV.
Salahkah kita membela tanah air ini?
Kita muda, tau apa kita?
Kita muda, mengerti apa kita?
Dianggap buta tak bisa melihat borok di muka,
Bagai tuli tak dengar tangis di samping telinga.
Ibu menangisā¦
Ibu menangisā¦
Bagaimana bisa kubergemingā¦
Bagaimana mungkin muka kupalingā¦
Bila bukan kami siapa lagi?
Kami anak ibuā¦
Kami sayang dengan ibuā¦
Kami harus melindungi ibuā¦
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.






![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin, Ini Cara Kamu Handle Tekanan di Tempat Kerja](https://image.rujakcingur.com/post/20260702/upload_e5a6eb4f19678225331e53a1f4f5a2b3_a649e6a0-263d-4301-b86b-705f8e7a268f.jpeg)



![[QUIZ] Cara Kamu Mengatasi Konflik Mirip Karakter 'Upin & Ipin' Ini](https://image.rujakcingur.com/post/20260526/upload_3ebe829817a4d354eaa3436b1a38c730_02a46673-66b7-4894-828b-8cea8ce1d985.jpeg)



![[QUIZ] Dari Camilan Favoritmu, Kami Tahu Tempatmu Nobar Piala Dunia 2026!](https://image.rujakcingur.com/post/20260309/upload_3b433c761bb669cc59d422a4818c175d_acfddcdf-0292-40f9-a586-1d1ea89ac0cb_watermarked_idntimes-1.jpeg)




