Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Harapan Rinduku

[PUISI] Harapan Rinduku
Pexels.com
Share Article

Langit biru yang kau pandang

Tak kulihat lagi berwarna

Hangatnya mentari yang kau rasa

Tak kurasa begitu hangat

Ā 

Detik-detik itu ...

Senyummu merekah indah

Tawamu menyemangatiku

Lambaian tangannmu menyapa lembut

Ā 

Ah, waktu terasa sangat cepat

Kau menghilang begitu saja

Meninggalkanku tanpa sepatah kata

Menghanyutkanku dalam kenanganĀ 

Ā 

Tuhan...

Bolehkah waktu berjalan mundur?

Berilah aku kesempatan

Untuk sekali saja...

Ā 

Tuhan...

Biarkanlah ia hidupĀ 

Walau hanya dalam ingatan

Cukuplah bagiku...

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team
    Porphyra
    EditorPorphyra

    Latest in Fiction

    See More