Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dalam Bait Kenangan Pilu

Unsplash.com/priscilladupreez
Unsplash.com/priscilladupreez

Kadang ada rasa resah
Yang terbalas oleh amarah
Kadang ada rasa khawatir
Yang tak pernah dia pikir

Dia memang sepucuk angan
Dalam bait-bait kenangan
Terbujuk hitam putih ke nestapaan
Bersama gusarnya angin
Dia pergi tanpa kuingin

Masa depan hancur berkeping
Berdistraksi tentang senja
Memikirkan tentang dia
Berakhir di penghujung tebing
Jatuh terpelosok lalu berakhir

Lantas bagaimana mengaksarakan cinta?
Dia hanya sia-sia belaka
Tak mungkin jadi tujuan semesta

Lalu bagaimana aku merasakan rindu?
Dia telah pergi terlebih dahulu
Meninggalkan aku
Dalam kesendirian penuh pilu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Merry Wulan
EditorMerry Wulan
Follow Us