Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    [PUISI] Aku dan Ketidakberdayaan Ini
    pexels/Min An

     

    aku tak lagi bisa menulis
    tentang langit dan hujan yang kian deras
    menjadikan jemari terlalu kaku
    oleh dingin yang merasuk hebat
    dalam raga juga rasa

    aku tak lagi bisa bicara
    tentang kata dan cerita yang kian bungkam
    menjadikan tutur terlalu kelu
    oleh diam yang menahan kuat
    dalam bibir juga hati

    kini kertas hanya jadi lembaran kosong
    suara pun hanya tersimpan di balik lidah
    menjadikan hingar berlabuh pada sunyi
    meski hujan teramat riuh
    meski cerita ingin menghambur ke udara

    aku tak lagi bisa menulis
    pun tak lagi bisa bicara
    menyampaikan kata pada langit
    menuturkan cerita dari derasnya hujan
    di sini, di balik jendela tanpa embun

    aku dan ketidakberdayaan ini
    menjadikan jemari dan bibir senyap
    hampa tanpa kata
    sunyi tanpa suara
    seperti malam tanpa hadirmu

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    EditorTyas