Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Akhirnya

[PUISI] Akhirnya
Unsplash/Andrik Langfield
Share Article

Berjalan di antara ruang rindu
Yang kau lakukan di kehampaan malam
Menyelinap memasuki arah suara yang kau kira
Dia yang paling kau tunggu
Saat mimpi menyiratkan samarannya

Hingga riuh deru nafasmu
Tersengal bagai ombak yang menepuk batu karang
Jatuh, lalu kau kembali bangkit lagi
Dengan menggenggam setangkup harapan lama
Masih terjaga dalam dekapmu

Langkah yang kau tempuh
T'lah mencapai di ujung nadir melelahkan
Membius semangat cinta tuk bersimpuh
Dalam ketidakberdayaannya

Lirih hatimu mengepakkan kembali
Seruan yang akhirnya mengantarkanmu padanya
Dia yang kini bersamamu
Jagalah dia,
Karena kini kau tak sendiri lagi

Desa Buga, 15 Januari 2018

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Nurkamal
EditorNurkamal

Related Articles

See More
artikel punya baca juga

artikel punya baca juga

01 Jul 2026, 13:47 WIB
Sed fugiat amet eu omnis

Sed fugiat amet eu omnis

27 Mei 2026, 15:45 WIB
case event

case event

19 Mei 2026, 16:18 WIB
artikel baru ramadan

artikel baru ramadan

18 Feb 2026, 10:35 WIB
dewd

dewd

10 Feb 2026, 10:49 WIB
Artikel coba save aja

Artikel coba save aja

10 Feb 2026, 00:00 WIB