Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kerikil di Sela Alur Ban, Terlihat Sepele tapi Bisa Bikin Ban Meledak
band

Kerikil kecil yang terselip di sela-sela alur ban sering kali dianggap sebagai hiasan jalanan yang tidak berbahaya. Banyak pemilik kendaraan membiarkannya begitu saja, mengira batu-batu tersebut akan lepas dengan sendirinya saat mobil melaju kencang. Padahal, sebutir kerikil kecil bisa menjadi pemicu utama kecelakaan fatal di jalan bebas hambatan.

Berkendara di jalan tol menuntut performa kendaraan yang prima, terutama pada sektor kaki-kaki. Mengabaikan keberadaan benda asing pada karet ban adalah kekeliruan besar yang mengancam keselamatan. Meluangkan waktu beberapa menit untuk membersihkan alur ban bukan sekadar masalah estetika, melainkan tindakan preventif yang krusial.

1. Efek domino tekanan konstan pada material ban

Saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi di jalan tol, ban mengalami perputaran jutaan kali disertai tekanan beban yang sangat berat. Kerikil yang terjebak di dalam alur ban akan tertekan ke dalam secara terus-menerus oleh bobot kendaraan. Gesekan intens antara kerikil, karet ban, dan permukaan aspal yang panas menciptakan titik panas (hotspot) lokal pada area tersebut.

Lama-kelamaan, tajamnya sudut kerikil akan mengikis lapisan karet pelindung terluar. Ketika kerikil berhasil menembus kompound karet, benda ini akan langsung mengenai anyaman kawat baja (steel belt) yang menjadi struktur penguat ban. Paparan udara dan air dari luar akan membuat kawat tersebut mengalami korosi atau karat, sehingga memperlemah kekuatan struktur ban secara drastis.

Editorial Team