Ketika Trump mencanangkan pembentukan Space Force untuk menguasai kedaulatan ruang angkasa yang ada di bumi, hal ini sempat membuat sensasi di AS maupun dalam skala global. Namun perlu diketahui bahwa pada tahun 1980, Presiden Ronald Reagan juga pernah memberikan inisiatif pelaksanaan program Star Wars sebagai sebuah upaya pengeksploitasian ruang angkasa demi meningkatkan kemampuan sistem pertahanan misil AS.
Ancaman kekuatan senjata nuklir Uni Soviet pada saat itu terus menghantui Pemerintah Amerika Serikat sehingga memaksa Reagan membentuk program Star Wars untuk mendeteksi dan menghancurkan rudal yang diluncurkan Uni Soviet sebelum menyentuh daratan utama AS.
Sekarang dengan terealisasikannya kembali program ini dibawah kepemimpinan Presiden Trump dengan menggunakan teknologi lapisan eyes space-based sensor terbaru, maka sistem pertahanan misil AS dipercayai dapat mendeteksi pergerakkan berbagai jenis rudal meskipun dalam kecepatan hypersonic.