Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Terlalu Sering Menonton TV Bisa Memicu Kematian

Terlalu Sering Menonton TV Bisa Memicu Kematian
Share Article

Menonton film komedi, berita, dan acara selebriti di televisi seringkali memang menghibur. NamunĀ terlalu seringĀ menonton TV ternyata tidak baik bagi kesehatan.Ā Dilansir American Journal of Preventive Medicine, (13/11), menonton TV menjadi pemicu utama kematian yang terjadi di Amerika Serikat.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151113/tv-sendnpay-208f35f1753c4edaf14eb059eb0fe4c1.jpg

Tercatat sebanyak 92 persen orang Amerika memiliki TV di rumah mereka. Sebanyak 80 persen mereka menonton TV dengan durasi tiga setengah jam per harinya. Bahkan kebanyakan dari mereka menghabiskan sisa waktu luang mereka untuk menonton TV di rumahnya.

Sarah Keadle, dari US National Cancer Institute menyatakan bahwa mereka yang sering menonton TV setiap harinya, berpotensi mengalami kematian akibat penyakit kanker, jantung, diabetes, premonia, liver, dan parkinson.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151113/tv-berita-6b35c10184f7c64429786dc253a53a73.jpg

Orang yang menonton TV selama tiga sampai empat jam per hari berpotensi 15 persenĀ lebih tinggi untuk mengalami kematian. Sedangkan bagi mereka yang menonton TV selama tujuh jam per hari malah memiliki 47 persenĀ lebih tinggiĀ peluang kematian.Ā Selain itu, faktor lain yang bisa memperparah kondisi ini adalah asupan kalori yang berlebih, alkohol, dan juga merokok.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151113/tvbp-c48e93c562f481e43bf7020118b8ec23.jpg
    Share Article
    Editorial Team
    Rizal
    EditorRizal

    Related Articles

    See More