Terlalu Sering Menonton TV Bisa Memicu Kematian

Menonton film komedi, berita, dan acara selebriti di televisi seringkali memang menghibur. NamunĀ terlalu seringĀ menonton TV ternyata tidak baik bagi kesehatan.Ā Dilansir American Journal of Preventive Medicine, (13/11), menonton TV menjadi pemicu utama kematian yang terjadi di Amerika Serikat.

Tercatat sebanyak 92 persen orang Amerika memiliki TV di rumah mereka. Sebanyak 80 persen mereka menonton TV dengan durasi tiga setengah jam per harinya. Bahkan kebanyakan dari mereka menghabiskan sisa waktu luang mereka untuk menonton TV di rumahnya.
Sarah Keadle, dari US National Cancer Institute menyatakan bahwa mereka yang sering menonton TV setiap harinya, berpotensi mengalami kematian akibat penyakit kanker, jantung, diabetes, premonia, liver, dan parkinson.

Orang yang menonton TV selama tiga sampai empat jam per hari berpotensi 15 persenĀ lebih tinggi untuk mengalami kematian. Sedangkan bagi mereka yang menonton TV selama tujuh jam per hari malah memiliki 47 persenĀ lebih tinggiĀ peluang kematian.Ā Selain itu, faktor lain yang bisa memperparah kondisi ini adalah asupan kalori yang berlebih, alkohol, dan juga merokok.



![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)




.png)









![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)
![[LINIMASA] Kronologi Penusukan dan Kabar Terbaru Wiranto](https://image.rujakcingur.com/post/20191010/antarafoto-wiranto-ditusuk-101019-ho-2-98033125a787c48e9c92d1436d73ea13.jpg)