Krisis Kimchi, Korea Utara Terancam Kelaparan di Musim Dingin

Korea Utara saat ini dalam krisis kimchi, dikarenakan bencana banjir dan kekeringan yang melanda pertanian selama satu tahun. Seluruh keluarga di Korea Utara (Korut) terancam menghadapi musim dingan tanpa hidangan penting mereka. Krisis kimchi ini disebabkan oleh bahan pembuatnya seperti lobak, kubis, cabai, bawang dan garam yang semakin langka dicari.

Dilansir CNNIndonesia.com, hasil panen tahun ini diperkirakan berhenti akibat kondisi cuaca ekstrem dan warga Korut sangat khawatir pendapatannya menurun ketimbang tahun lalu. Fakta ini ditambah dengan satu kilogram kubis sekarang 3.000 won Korea Utara (setara dengan 45.000 rupiah), naik 1.000 won dari sebelumnya.

Pada bulan Agustus, ladang sayur di Provinsi Hamgyong dan Yanggang hancur diguyur hujan. Pemerintah Korut memprioritaskan suplai sayuran ke wilayah Rason yang menghadapi hujan lebat. Alhasil, wilayah lain belum mendapatkan suplai. Petani yang diminta mengirimkan hasil panennya ke daerah militer dan daerah banjir juga mulai khawatir akan kekurangan pasokan sayur untuk mereka sendiri.

Perlu diketahui, kimchi merupakan makanan utama warga Korut untuk menghadapi musim dingin. Dengan bahan pembuatan kimchi yang semakin langka, kelaparan massal diperkirakan akan menghantui negara komunis tersebut.

![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)




.png)









![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)
![[LINIMASA] Kronologi Penusukan dan Kabar Terbaru Wiranto](https://image.rujakcingur.com/post/20191010/antarafoto-wiranto-ditusuk-101019-ho-2-98033125a787c48e9c92d1436d73ea13.jpg)
