Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ibu Ini Berlutut di Depan Putrinya dan Kamu Akan Geram Begitu Tahu Alasannya

Ibu Ini Berlutut di Depan Putrinya dan Kamu Akan Geram Begitu Tahu Alasannya

Apa sebenarnya yang ada dipikiran anak-anak ini? Mereka tidak mampu secara dewasa menyikapi hidup. Terlalu mengikuti kejolak masa muda tanpa mempedulikan keadaan orang tua mereka.

Baru-baru ini, di sebuah Mall di Filipina. Seorang pegawai toko handphone mengambil sebuah foto yang kemudian menggemparkan nitizen. Di dalam foto tersebut tampak jelas seorang ibu sedang berlutut di hadapan anaknya. Setelah diselidiki, hal ini dilakukan karena si ibu tidak mampu membelikan iPhone untuk anaknya. Ibu ini berlutut sambil menangis.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151016/1.jpg

Seorang laki-laki sambil menggendong anak mencoba menghampiri ibu tersebut. Menurut beberapa saksi mata, anak ini sangat menginginkan sebuah iPhone. Sang ibu sudah menjelaskan bahwa tidak mampu membeli smartphone bergengsi tersebut. Si anak tetap bersikeras dan terus memaksa untuk dibelikan tanpa mempedulikan kondisi ibunya yang sudah memohon di hadapannya. Sepasang ibu dan anak ini mendadak menjadi sorotan para pengunjung mall.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151016/iphone2.jpg

Tidak hanya di Filipina, beberapa waktu yang lalu hal ini juga terjadi di Malaysia. Seorang penjaga toko handphone meng-upload foto seorang ibu yang sangat lusuh membeli sebuah iPhone.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151016/iphone3.jpg

Anak dari ibu ini meminta dibelikan dua handphone, satu untuknya dan satu lagi iPhone 6 akan dihadiahkan untuk kekasihnya yang akan berulang tahun ke-15. Ibu ini tidak sanggup membeli secara tunai, namun si anak tetap memaksa untuk dibelikan. Penjaga toko menawarkan pembayaran secara kredit agar si anak tidak terus memaksa dan memarahi si ibu.

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151016/iphon4.jpg

Si ibu kemudian mengelurkan semua dokumen untuk mendapatkan cicilan dua handphone tersebut. Si ibu harus membayar cicilan handphone tersebut senilai 950 ringgit Malaysia per-bulan, padahal gaji ibu tersebut hanya 296 ringgit Malaysia per-bulan. Setelah melengkapi dokumen ibu tersebut meninggalkan toko dengan wajah yang pasrah menuruti kemauan anaknya.

Kasih ibu memang sepanjang masa, tapi sebagai anak sebaiknya kita tidak memanfaatkan hal tersebut demi kesenangan pribadi. Setiap ibu memang selalu mengusahakan kebahagiaan untuk anaknya tidak jarang dia mengorbankan apa yang ada pada dirinya untuk kebhagiaan anak tersebut. Namun sebagai anak sebaiknya kita sudah harus paham mengenai kondisi dan kemampuan orang tua. Semoga tidak banyak anak yang seperti ini di Indonesia.

Share
Topics
Editorial Team
Indah Fadhilla
EditorIndah Fadhilla
Follow Us

Latest in News

See More

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS per Barel Imbas Konflik

09 Mar 2026, 11:24 WIBNews