"Karena kejahatan di dunia maya harus ditangani dengan serius."
Hari Selasa (23/2), FBI mengumumkan akan memberikan penghargaan senilai tiga juta dolar AS bagi siapapun yang bisa memberi informasi yang memungkinkan penangkapan terhadap administrator Botnet. Jumlah ini adalah jumlah penghargaan terbesar yang saat ini ditawarkan FBI untuk orang-orang yang masuk dalam daftar buronannya. Botnet sendiri adalah hacker yang telah membajak komputer-komputer di seluruh dunia dan mencuri lebih dari 100 miliar dolar AS melalui malware yang dikenal sebagai "GameOver Zeus".
Pria yang dipercayai sebagai administrator Botnet adalah Evgeny Mikhailovic Bogachev dan diyakini berada di suatu tempat di Rusia. Otoritas AS mulai menginvestigasi software yang mencurigakan itu bulan September 2011. Tetapi pada saat itu, virus Game Over Zeus (GOZ) sudah menyebar dengan cepat melalui email atau situs yang terinfeksi.
GOZ membobol data-data perbankan dan keuangan, membuat rekening korbannya kosong. Selain itu, GOZ juga menguasai komputer korbannya dan membuat Botnet mampu melakukan tindakan kriminal lainnya. FBI meyakini jika GOZ juga mampu membuat komputer-komputer men-download semacam ransomware, yang akan meminta pembayaran untuk encrypted file. Diperkirakan, lebih dari satu juta komputer telah terinfeksi virus GOZ, seperempatnya di AS. Bila melihat peta yang dirilis oleh securityyaffairs.co ini, Indonesia juga termasuk dalam salah satu wilayah yang terinfeksi virus tersebut.
Bulan Mei 2014, Departemen Keadilan dan FBI meluncurkan upaya untuk menghentikan Botnet, tetapi hingga kini belum berhasil. Dua bulan setelahnya, Departemen Keadilan mengumumkan hampir seluruh komputer aktif yang terinfeksi GOZ melakukan tindakan kriminal, dengan kerugian lebih dari 100 juta dolar AS. Beberapa korbannya antara lain sebuah perusahaan di Pennsylvania, yang kehilangan 200 ribu dolar AS, dan sebuah bank di Florida yang kehilangan hampir tujuh juta dolar AS.
Asisten Direktur FBI, Joseph Demarest, mengatakan bahwa GOZ adalah infeksi yang menyebar ke seluruh dunia, sehingga seluruh dunia akan bersatu untuk melawan organisasi kriminal di balik Botnet. Bogachev terancam hukuman berlapis, termasuk mencurangi bank dan pencucian uang.
