Presiden Amerika Serikat Donald Trump naik ke Air Force One setelah mengunjungi Benedict College di Coulmbia, South Carolina, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2019. ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis
"Selama saya masih presiden Amerika Serikat, Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir," kata Trump dalam pidatonya. Dia memulai pidatonya dengan jaminan dan janji soal keamanan bahkan sebelum menyampaikan 'selamat pagi'.
BBC menyebutkan tidak ada yang mengetahui apa manfaat politik dari krisis Iran baru-baru ini kepada Trump. Pun kepastian apakah krisis ini akan berdampak positif bagi keamanan dunia.
Namun, dalam kampanye pemilu mendatang di Amerika sepertinya Trump akan menggunakan citra sebagai panglima tertinggi yang dikelilingi oleh jebakan kekuasaan dan otoritas. Dia akan mengambil panggung dari kematian pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dan Soleimani, sebagai yang paling berjasa dalam memerintahkan serangan yang menewaskan mereka.
Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb