Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Yenny Wahid Minta Warga NU Doakan Debat Cawapres Berjalan Lancar

Yenny Wahid Minta Warga NU Doakan Debat Cawapres Berjalan Lancar
Yenny Wahid
Share Article

Jakarta, IDN Times - Yenny Wahid meminta doa dan dukungan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat agar penyelenggaraan Debat Cawapres 2019, pada Minggu (17/3) malam berjalan lancar dan sukses.

Saat menghadiri Istighosah Qubro Muslimat NU Kalbar di Sungai Raya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko 'Jokowi' Widodo-KH Ma'ruf Amin ini meminta doa dan dukungan kepada warga NU Kalbar.

"Ketika tokoh NU sukses menyampaikan visi dan misinya, tentu kita akan bangga menjadi jamaah NU, sehingga yang paling penting adalah doanya," katanya, seperti dikutip dari Antara.

  1. 1. Yenny sebut ada lima unsur dalam NU yang menjadi alasannya mendukung Jokowi-Ma'ruf

    IDN Times/Teatrika Handiko Putri
    IDN Times/Teatrika Handiko Putri

    Menurut Yenny, alasan dia mendukung Joko 'Jokowi' Widodo-Ma'ruf Amin, karena dalam NU ada lima unsur, yakni aqidah, fikrah (pemikiran), adil dengan tidak menyebarkan fitnah pada lawan politik karena dalam Islam hal itu dilarang.

    "Ibu-ibu sangat berperan dalam mendidik anak-anaknya agar tidak turut dalam menyebarkan hoaks atau fitnah. Perempuan adalah tiang penyangga negara, sehingga perannya sangat penting dalam mendidik anak untuk memastikan jalannya rumah tangga dengan baik, sehingga bisa disebut juga sebagai tiang NKRI," katanya.

  2. 2. Yenny meminta warga NU rapatkan barisan

    ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
    ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Kemudian, Yenny melanjutkan, warga NU juga memiliki Amaliyah yang sangat baik, seperti menggelar yasinan, bukan orang yang gemar menyebarkan hoaks, sehingga pilihan politik sangat penting.

    "Ini bukan kampanye, tetapi mengajak para ibu-ibu atau warga NU untuk bersama-sama dalam merapatkan barisan dalam satu barisan NU," ujarnya.

  3. 3. Jangan menjelek-jelekkan kiai

    IDN Times/Hendra Simanjuntak
    IDN Times/Hendra Simanjuntak

    Ciri keempat NU, 'Harakah', yaitu gerakan dalam membawa panji-panji NU, seperti yasinan atau gerakan yang menyejukkan masyarakat dan umatnya.

    "Hoaks adalah ancaman global, bukan hanya ancaman bagi Indonesia saja. Peran ibu muslimah, apa pun pilihan politik mari kita bersama-sama menjaga kerukunan NKRI," ajaknya.

    Kemudian, unsur kelima 'Jamaliah', jangan kiai-kiai dijelekkan, sehingga yang paling penting, muslimah NU menjadi penerangan di masyarakat. "Perempuan Indonesia dari dulu memang sebagai penggerak, contohnya RA Kartini yang juga warga NU," ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More