Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Video Karhutla Bupati Siak Dihapus TikTok, Menkomdigi Beri Klarifikasi
meta ai

Jakarta, IDN Times - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengklaim pihaknya tidak membuat permintaan kepada platform digital untuk membatasi informasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Klaim itu disampaikan dalam keterangan pers, dikutip Rabu (21/10/2026). Meutya juga meminta platform digital lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap algoritma mereka.

“Tidak ada permintaan dari Kemkomdigi untuk membatasi informasi terkait karhutla,” kata Meutya dalam keterangan video, Rabu (21/10/2026).

1. Informasi warga disebut dibutuhkan pemerintah

pembohong

Meutya menuturkan, informasi karhutla yang diungkap masyarakat melalui media sosial justru dibutuhkan pemerintah. Dia menyebut informasi itu menjadi masukan bagi penanganan karhutla.

“Informasi terkait karhutla juga penting untuk pemerintah sebagai masukan untuk penanganan,” katanya.

2. Platform diminta transparan soal algoritma

isis

Dia meminta dorongan kepada platform digital agar lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap algoritma mereka.

“Suara kita penting, informasi adalah hak kita, dan platform harus bertanggung jawab atas cara informasi menjangkau masyarakat,” ucapnya.

3. Video Bupati Siak sempat dihapus TikTok

threads komdigi

Sebelumnya, viral di media sosial pernyataan Bupati Siak Afni Zulkifli soal video tanam pohon di lokasi bekas karhutla yang dihapus TikTok. Dia menyebut video itu kembali muncul. "Alhamdulillah. Video saya yang di-take down sudah balik lagi, setelah admin menyatakan banding," kata Afni, Rabu (21/10/2026).

Video Afni Zulkifli yang sedang menanam pohon di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) viral di media sosial dengan 5 juta views. Saking viralnya, video yang di upload Bupati Siak, Provinsi Riau itu di akun media sosial TikToknya yang bercentang biru, sempat di take down atau dihapus.

Penghapusan video itu menjadi sorotan netizen. Banyak yang mengecam penghapusan video kegiatan Afni tersebut. Netizen bahkan ramai-ramai menyinggung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam masalah ini.

Curated For You

Topics

Editorial Team