Ternate, IDN Times - Sejumlah warga pesisir pantai Ternate, Maluku Utara (Malut) masih trauma dan tidak ingin kembali ke rumahnya walaupun BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami pascagempa berkekuatan 7,1 Skala Richter. Mereka takut bila gelombang tinggi datang menerjang sewaktu-waktu.
“Akibat gempa berkekuatan 7,1 SR, hingga kini kami masih mengungsi ke rumah keluarga yang berada di kawasan Kalumata Puncak,” kata Muhammad Fadli, warga pesisir Kalumata sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (8/7).
