Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sidang Pengadilan Rakyat Tentang Peristiwa 1965, Apakah Perlu Dilakukan?

Sidang Pengadilan Rakyat Tentang Peristiwa 1965, Apakah Perlu Dilakukan?

Mulai Selasa (10/11) hingga Jumat (13/11) digelar sebuah sidang yang dinamakan Pengadilan Rakyat Internasional atau International People’s Tribunal di Den Haag, Belanda, terkait dengan perkara kejahatan genosida yang dilakukan pada tahun 1965 dan meminta pertanggung jawaban pemerintah Indonesia. Apa sebenarnya fungsi dari pengadilan ini? Apakah pemerintah Indonesia nantinya akan dituntut apabila terbukti bersalah?

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151112/151111123816-sidang1-w600-h1000-1f3cccfd4e2d9035a386522270fe97ee.jpg
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151112/151111145357-sidang-ipt-di-den-haag-640x360-ap-nocredit-w600-h1000-eb47bc42b0c19de2b765ac621af54044.jpg

Lalu, apa sebenarnya yang melatar belakangi diadakannya sidang ini? Pengadilan ini sebenarnya dibentuk sebagai respon kekecewaan para korban tragedi 1965. Ada sembilan dakwaan yang akan diajukan seperti penghilangan paksa, pemenjaraan, penyiksaan, dan kekerasan seksual pasca meletusnya peristiwa 30 September 1965. Martono, salah satu saksi yang berusia 82 tahun, menyatakan bahwa ia tidak pernah mengetahui alasan penangkapannya oleh tentara dan sekelompok orang berpakaian ninja pada 10 November 1965. Ia mengungkapkan kesenangannya dengan adanya sidang ini meskipun tidak memiliki kekuatan hukum tetap. 

http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151112/151111225337-yusufsaksi-w600-h1000-73b1daa49e190a5a82a614d127fe826a.jpg
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151112/151110095151-ipt65-640x360-ipt65-nocredit-w600-h1000-b64304c6d7c81b9a1c43c1be079ec762.jpg
http://cdn.idntimes.com/content-images/post/20151112/150922090457-kantor-pki-dirusak-640x360-getty-w600-h1000-a641ddbef1ce4d128142b2df94b0db99.jpg
Share
Topics
Editorial Team
Dwi Luthfan Prakoso
EditorDwi Luthfan Prakoso
Follow Us

Latest in News

See More

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS per Barel Imbas Konflik

09 Mar 2026, 11:24 WIBNews