Septic Tank di Jaktim Tewaskan Sopir Penyedot Tinja, Ini Kronologinya

Jakarta, IDN Times - Seorang sopir jasa sedot WC tewas, akibat ledakan septic tank di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/11) lalu. Kanit Reskrim Polsek Metro Cakung AKP Tom Sirait memaparkan kronologi ledakan ini.
Awalnya, sopir penyedot tinja itu melakukan pengecekan lubang septic tank yang telah dikerjakan selama lebih dari empat jam. Korban mulai melakukan tugasnya pada pukul 11.45 WIB.
"Setelah penyedotan tinja selesai, untuk meyakinkan yang punya rumah, sopir truk tinja mengambil koran, lalu membakarnya dan dimasukan ke dalam lubang septic tank," ujar Tom di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (5/11).
1. Korban pamit pulang pada pemilik rumah sebelum septic tank meledak

Sebelum septic tank meledak, sopir truk penyedot tinja berinisial S itu pamitan kepada pemilik rumah bernama Agus Saleh, serta menerima imbalan uang jasa.
Tak lama kemudian, terjadi ledakan yang cukup keras dari dalam lubang septic tank. Tubuh S pun terhempas ke dalam lubang tinja tersebut.
"Sopir tersebut terjatuh ke dalam septic tank dan meninggal dunia dengan kondisi wajah terbakar," ujar Tom.
2. Ledakan septic tank diduga akibat gas metana

Tom menduga ledakan tersebut terjadi akibat lubang septic tank milik mengandung endapan gas metan. Uap tinja tersebut menguap menjadi gas metan, hal tersebut memicu terjadi ledakan.
"Saat ini lokasi kejadian sudah kita sterilkan dengan memasang garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut." kata Tom.
3. Ledakan septic tank seperti bom yang meledak

Safi'i sebagai saksi mata menyebutkan, ledakan septic tank yang terjadi di rumah warga yang beralamat di Kapling O, RT16 RW 03, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur itu seperti ledakan bom.
"Radius suaranya bisa sampai 20 meter. Tanah di rumah saya sampai bergetar sekitar dua sampai tiga detik," ujar saksi mata, Safi'i, di Jakarta, Selasa.

.png)

















