Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rusuh Wamena, Gubernur Papua: Seorang Anggota TNI Meninggal

Instagram.com/@lukas_enembe
Instagram.com/@lukas_enembe

Jayapura, IDN Times - Gubernur Papua Lukas Enembe meminta aktivitas massa yang mengganggu stabilitas keamanan segera dihentikan.

"Saudara hentikan seluruh kegiatan yang berbau kejahatan, jika mau sekolah, kembali ke tempat studi kalau daerah itu dianggap aman," katanya di Jayapura, seperti dikutip dari Antara, Senin (23/9).

Lukas membenarkan saat ini tengah terjadi kericuhan, baik di Kabupaten Jayawijaya maupun Kota Jayapura sehingga mengakibatkan bentrok. Mahasiswa yang eksodus dari kota studi menduduki Universitas Cenderawasih (Uncen) lalu diamankan polisi, tapi ketika pulang terjadi bentrok dengan anggota TNI/Polri di wilayah Expo Waena.

"Berdasarkan informasi dari lapangan, terdapat korban dari TNI yang meninggal dan empat orang terluka, lalu dari segi masyarakat juga ada korban," kata dia.

Namun pihaknya belum mengetahui berapa banyak masyarakat yang jadi korban, tapi ada sejumlah orang yang luka-luka.

"Hentikan semua kegiatan yang bersifat berbau kejahatan dan ketertiban masyarakat Papua," tegasnya.

Pemerintah menyiapkan transportasi bagi mahasiswa untuk kembali ke kota studi. Lukas pun melarang mereka datang ke Papua jika hanya ingin mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat setempat dengan jargon-jargon tertentu.

"Pasti aparat keamanan akan menindak tegas jika saudara mengganggu aktivitas pemerintah termasuk pembakaran maupun pemblokiran ruas jalan pemerintah sehingga diminta semua dihentikan," ujarnya.

Share
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Gempa Hari Ini 27/12/2025 bermagnitudo 5.8 di ENGGANO-BENGKULU

27 Des 2025, 08:15 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews