Ada pemandangan yang tak biasa di sejumlah titik di jalan raya Cirebon. Para polisi nampak berjaga-jaga dengan menempatkan sejumlah kendaraan operasional. Mungkin kita mengira kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengantisipasi orang-orang yang akan melakukan demo, namun nyatanya tidak.
Kendaraan operasional tersebut ternyata difungsikan untuk mengantar warga dan anak sekolah. Layanan transportasi umum yang ada di Cirebon memang terhenti setelah para sopir angkot memilih mogok. Aksi itu dilakukan sebagai protes terhadap tranportasi berbasis online yang mulai menjamur di sana.
Mengutip dari Liputan6.com, (15/8), sejumlah polisi pun beralih profesi menjadi "sopir angkot" dadakan. Hal tersebut diamini oleh Kapolresta Cirebon AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar. Dia mengatakan pihaknya telah mengantisipasi adanya mogok angkutan umum dan menyediakan layanan untuk mengantar warga.
