Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pertama di Indonesia, EBTKE Serahkan PLTBn CPO ke Pemkab Belitung

IDN Times/EBTKE
IDN Times/EBTKE

Jakarta, IDN Times - Atas dukungan semua pihak sebagai upaya mendukung pemanfaatan sumber energi baru dan energi terbarukan untuk pembangkitan tenaga listrik dalam rangka meningkatkan kemampuan penyediaan energi nasional.

"Ini adalah salah satu bentuk kerja keras semua pihak bagaimana caranya mewujudkan bauran energi. Artinya kita meninggalkan energi fosil menuju energi yang terbarukan dengan menggunakan bahan bakar nabati," ujar Halim Sariwardhana, Sekretaris Direktorat Jenderal EBTKE Selasa (10/4).

1. Penyerahan PLTBn Minyak Kelapa Sawit (CPO)

Shutterstock.com/Nirapai Boonpheng
Shutterstock.com/Nirapai Boonpheng

Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) secara resmi menyerahkan Pembangkit Listrik Tenaga Bahan Bakar Nabati (PLTBn) Minyak Kelapa Sawit (CPO) Belitung kapasitas 5 MW kepada Pemerintah Kabupaten Belitung  melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Hibah infrastruktur. Kemudian, dilakukan penandatanganan secara simbolis oleh Halim Sariwardhana dan Bupati Belitung, Sahani Saleh.

2. Pembangunan PLTBn CPO ini berasal dari APBN Kementerian ESDM tahun anggaran 2016

pixabay.com/FirmBee
pixabay.com/FirmBee

Pembangunan dan penyediaan infrastruktur PLTBn yang menggunakan CPO sebagai bahan bakar yang akan dipasok oleh pabrik kelapa sawit di sekitar pembangkit tersebut, dilaksanakan melalui mekanisme hibah yang didasarkan pada usulan Bupati dan dilaksanakan di Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Pembangunan PLTBn CPO ini berasal dari APBN Kementerian ESDM tahun anggaran 2016, dengan total aset senilai Rp96.351.207.886. Pemerintah berharap aset yang telah diserahterimakan akan meningkatkan manfaat untuk masyarakat dan menambah penerimaan daerah.

3. Perdana, adanya pembangunan PLTBn CPO di Indonesia

IDN Times/EBTKE
IDN Times/EBTKE

Bupati Belitung, Sahani Saleh mengungkapkan rasa syukur telah menerima secara resmi Pembangkit Listrik berbasis CPO yang dibangun di wilayahnya dan merupakan PLTBn CPO pertama di Indonesia. 

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM khususnya Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi yang telah memberikan sesuatu hal yang kami anggap tidak ternilai jika dilihat dari manfaatnya. Ini adalah suatu kebutuhan bagi kami, khususnya listrik berguna untuk kemajuan suatu daerah," tuturnya.

4. Mengupayakan perawatan dan pemeliharaan PLTBn CPO secara maksimal

Unsplash.com/Gints Gailis
Unsplash.com/Gints Gailis

"Kami akan upayakan semaksimal mungkin dalam merawatnya. Karena ini merupakan barang aset yang diserahkan kepada kami dan akan memberikan suatu dampak kemajuan bagi masyarakat kami khususnya di Belitung," imbuh Bupati. 

Sahani berharap keberadaan PLTBn CPO tersebut juga akan dapat mengantarkan pihaknya mengembangkan Belitung menjadi daerah pariwisata. Ia percaya bahwa infrastruktur ini memiliki dampak positif dalam  meningkatkan ketertarikan masyarakat luar untuk berwisata ke Belitung.

PLTBn Pegantungan dapat dioperasikan sebagai base load untuk menggantikan PLTD Manggar/Padang.

CPO yang dibutuhkan sebesar 11,25 juta liter/tahun dan dapat mensubstitusi pemakaian bahan bakar PLTD Manggar sebesar 7,7 juta liter/tahun. Keberadaan PLTBn juga memberikan nilai tambah dengan menyerap tenaga kerja hingga 1.281 orang 

Share
Topics
Editorial Team
Zulfah Goenawan
EditorZulfah Goenawan
Follow Us

Latest in News

See More

Gempa Hari Ini 27/12/2025 bermagnitudo 5.8 di ENGGANO-BENGKULU

27 Des 2025, 08:15 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews