Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diskotek Colosseum (Instagram/@Colosseumjkt)
Diskotek Colosseum (Instagram/@Colosseumjkt)

Jakarta, IDN Times - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta memenuhi panggilan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terkait masalah pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 pada Diskotek Colosseum. Namun, akhirnya pemberian penghargaan tersebut dibatalkan usai Pemprov DKI menuai banyak kontroversi.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan pertemuan tersebut berlangsung untuk memastikan dan mendapat informasi yang valid.

"Jadi kita ingin dengar langsung dari ibu Asisten Perekonomian (Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) sebenarnya apa sih yang terjadi?" kata dia di ruang rapat Komisi B, lantai 2, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (23/12).

1. DPRD tagih informasi detail dan bahas dampak dari diberikannya penghargaan tersebut bagi Jakarta

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz (ANTARA/Livia Kristianti)

Abdul mengatakan Komisi B akan menagih penjelasan yang lebih rinci pada Disparbud DKI Jakarta, mulai dari proses pemilihan nominator hingga dampak dari diberikannya penghargaan tersebut bagi DKI Jakarta.

"Penghargaan ini akan memberikan dampak ekonomi pada yang diberikan penghargaan ini seperti apa," katanya.

2. Salah satu dampaknya adalah perundungan pada Gubernur DKI Anies Baswedan

Gubernur DKI Anies Baswedan (IDN Times/Gregorius Aryodamar P)

Dampak yang dimaksud Abdul salah satunya adalah dengan perundungan yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah kejadian ini menjadi pembicaraan publik.

"Bukan hanya gubernur loh, tapi komisi B juga dipertanyakan oleh masyarakat," ujarnya.

3. Ada indikasi kepentingan pribadi dalam pemberian penghargaan

Diskotek Colosseum (Instagram/@Colosseumjkt)

Abdul berharap agar hal ini tidak terjadi lagi, sebab dia melihat adanya indikasi kepentingan pribadi dari segelintir orang yang memang ingin mengambil keuntungan ekonomi dari penghargaan seperti ini.

"Nah, tapi saya juga gak bisa sebut siapa orangnya dan bagaimana modus operandinya. Karena ini bukan ranah saya untuk ke sana," ujar Abdul.

4. Diskotek Colosseum batal dapat penghargaan

Diskotek Colosseum (Instagram/@Colosseumjkt)

Sebelumnya Diskotek Colosseum 1001 adalah satu dari tiga klub malam yang direkomendasikan untuk ditutup oleh BNNP DKI Jakarta dan dirazia pada Minggu 8 September 2019, hal ini dikarenakan banyak ditemukannya penggunaan narkoba.

Sebanyak 34 pengunjung diamankan dan kedapatan positif mengonsumsi narkotika setelah dilakukan tes urine. Namun pada Senin 9 Desember Diskotek Colloseum malah mendapat penghargaan Adikarya 2019 dengan kategori Rekreasi dan Hiburan-Klab Malam namun akhirnya dicabut sepekan kemudian yakni pada Senin (16/12).

Editorial Team