Ada yang menarik dari pengajuan rancangan anggaran pendapatan dan belanja di tahun 2018. Untuk tahun depan, DPR dikabarkan meminta anggaran hingga Rp 7,2 triliun. Jumlah ini naik drastis dari anggaran tahun ini yang hanya Rp 4,3 triliun. Salah satu poin dalam rancangan anggaran itu adalah biaya pembangunan apartemen bagi anggota DPR.Ā

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah berpendapat bahwa rencana gedung apartemen tersebut memiliki tujuan yang mulia, yakni untuk memudahkan kerja anggota DPR . Adanya apartemen yang terintegrasi akan membuatĀ para anggota dewan bisa mendapatkan tempat hunian yang tak jauh dari kantor.
Fahri sebutĀ ide ini sudah ada sejak lama.

Fahri Hamzah mengklaim bahwa ide apartemen untuk DPR sebenarnya sudah ada sejakĀ periode 2009-2014. Namun, ide ini keburu ditolak oleh publik. Dia menegaskan bahwa ide pembangunan apartemen lebih baik daripada membangun mall di lahan bekas Taman Ria Senayan tersebut.
Bahkan, politikus PKS ini juga menilai bahwa pembangunan apartemen akan menghemat anggaran DPR. Pasalnya, anggota DPR tak perlu lagi terkendala oleh kemacetan di jalan raya atau jarak yang jauh. Selain itu, jika ingin menghubungi anggota DPR masyarakat akan lebih mudah karena tidak perlu jauh-jauh.
Penggunaan anggaran seharusnya didasari kepentingan rakyat.

Sudah bisa ditebak, rencana itu pun menuai protes. Liputan6.com, memberitakan bahwa salah satu partai yang sudah menyampaikan pendapatnya adalahĀ PDI Perjuangan.Ā Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto KristiyantoĀ menyatakan pihaknya masih belum menentukan sikap. Namun, dia menilai usulan anggaran yang diajukan oleh DPR seharusnya didasari kepentingan rakyat.
DPR, kata dia, juga harus memahami skala prioritas politik alokasi dan distribusi anggaran negara. Mereka tak boleh lupa bahwa pemakaian anggaran belanja DPR harus bermuara pada kepentingan masyarakat banyak.







.png)





![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)





