PBNU: Mbah Moen Memperjuangkan Nilai Keislaman dan Keindonesiaan

Jakarta, IDNTimes - KH Maimoen Zubair yang lebih akrab dipanggil Mbah Moen mengembuskan nafas terakhir di Makkah pada Selasa (6/8). Beliau meninggal dunia pada usia 90 tahun.
Kepergian Mbah Moen membuat Indonesia berduka sekaligus kehilangan tokoh panutan, pemimpin dan pengayom umat. Menurut Sekjen PBNU, A Helmy Faishal Zaini.
"Mbah Moen adalah sosok gigih yang memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan," kata Helmy dalam keterangan tertulis, Selasa (6/8).
Sekjen PBNU itu juga mengajak umat Islam, khususnya warga NU agar bersama-sama melaksanakan salat ghaib dan membaca Al-Fatihah untuk Mbah Moen.
Mbah Moen selalu menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT melalui perjuangan dan kesungguhan menghapuskan penjajah.

![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)




.png)









![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)
![[LINIMASA] Kronologi Penusukan dan Kabar Terbaru Wiranto](https://image.rujakcingur.com/post/20191010/antarafoto-wiranto-ditusuk-101019-ho-2-98033125a787c48e9c92d1436d73ea13.jpg)
