Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ditendang Satpam, Siswa SMP Ini Alami Patah Tulang

Ditendang Satpam, Siswa SMP Ini Alami Patah Tulang
kemdikbud.go.id

Tindakan kekerasan diduga dilakukan oleh seorang satpam di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Balongpanggang Gresik Jawa Timur. Satpam tersebut diduga menendang seorang siswa kelas satu bernama Dedik Suprapto. Malangnya, tendangan tersebut berimbas pada patah tulang tangan sebelah kiri sang siswa.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170725/ge-1-41bbd3e211616f80f090e06b45c1afa8.jpg

Liputan6.com, (25/7), melaporkan bahwa aksi kekerasan tersebut terjadiĀ pada hari Sabtu, (22/7). Kini, bocah berusia 12 tahun asal Dusun Sambiroto, Kecamatan Balongpanggang itu mengaku trauma dan takut untuk bersekolah. Dia bahkan meminta kepada orangtuanya untuk pindah sekolah.

Kenapa satpam tersebut menendang Dedik?

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170725/ge-2-2c6e8cab3c55e0814f1cecde7b914436.jpg

InsidenĀ ini terjadi saat Dedik hendak pulang dengan menuntun sepedanya keluar gerbang. Sesampainya di gerbang, korban ditegur oleh satpam karena berpakaian tidak rapi.Ā  Namun, Bocah SMP ini diduga mengabaikan teguran satpam bernama Muk (45) tersebut. Meski terlihat mengabaikan, namun Dedik mengakuĀ merapikan pakaiannya sambil jalan.

Mengira semuanya akan aman-aman saja, bocah itu kemudian mengayuh lagi sepedanya untuk melanjutkan perjalanan. Namun, entah apa yang ada di pikiran satpam tersebut, dia tiba-tiba menendang sepeda milik bocah tersebut. Walhasil, tendangan itu membuat anak dari pasangan Andik dan Sulis ini terjatuh.

Sialnya, posisi jatuh Dedik tak tepat. Dia terjatuh dengan posisi tangan di bawah yang membuatnya mengalami patah tulang.Ā Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Saat ini tangan korban juga sudah berangsur pulih setelah mendapat perawatan tulang tradisional atauĀ sangkal putung.

Diselesaikan secara kekeluargaan.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170725/ge-3-efb54af61b4687a6124f3828129da698.jpg

Terkait peristiwa ini, pihak sekolah pun mendatangi korban dan meminta maaf. Mereka juga menyatakan siap untuk menanggung semua biaya pengobatan Dedik. Sebaliknya, pihak keluarga juga mengaku sudah memaafkan tindakan satpam tersebut.Ā 

Kasat Reskrim Polsek Balongpanggang, Aiptu Sigit Hananto menjelaskan bahwa tidak ada laporan kepada polisi dalam kejadian tersebut. Dia menyebut bahwa masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, karena berita ini terlanjur viral di media sosial, pihak kepolisian pun berencana mengonfirmasi berita tersebut dengan langsung mengecek tempat kejadian perkara dan mendatangi korban.

Share
Topics
Editorial Team
Rizal
EditorRizal
Follow Us

Latest in News

See More

Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS per Barel Imbas Konflik

09 Mar 2026, 11:24 WIBNews