Antara Foto/Sigid Kurniawan
Sepuluh tahun lalu, Partai Demokrat (PD) berhasil meraih torehan suara tertinggi di antara 37 parpol peserta Pemilu 2009. PD mulai mendongkrak 20 persen lebih suara dan bisa dikatakan 2009 adalah tahun awal kemenangan PD dalam kancah perpolitikan nasional.
Padahal, satu periode sebelumnya PD hanya meraup suara di bawah 10 persen dan meraih torehan suara tertinggi dari pencalonan kader dalam pemilihan eksekutif, atau lebih dikenal Pemilihan Presiden 2004.
Kantong suara Pemilihan Legislatif 2009 membuat PD semakin kuat dalam pemerintahan karena Susilo Bambang Yudhoyono berhasil mempertahankan jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk periode ke-2.
Pertaruhan PD tidak hanya itu saat itu. Pada Pemilu 2009, PD bersaing dengan 37 parpol nasional. PD malah berhasil menghadapi 37 parpol ketimbang 23 parpol dalam Pemilu 2004.
PD dalam Pemilu 2009 berhasil mengantongi 21.655.295 suara dan 20.81 persen. Tiga besar parpol lain di bawah PD ada Golkar 15.031.497 suara dan 14,45 persen di peringkat kedua torehan suara. Sedangkan peringkat ketiga malah dihuni oleh PDI-P karena hanya mengantongi 14.576.388 suara dan 14,01 persen.
Parpol-parpol lain sebagai peserta Pemilu 2009 menurut catatan KPU RI yaitu Hanura 3.925.620 suara dan 3,77 persen, Partai Karya Peduli Bangsa 1.461.375 suara dan 1,40 persen, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia 745.965 suara dan 0,72 persen, Partai Peduli Rakyat Nasional 1.260.950 suara dan 1,2 persen, Partai Barisan Nasional 760.712 suara dan 0,73 persen, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 936.133 suara dan 0,90 persen.
Kemudian, PKS 8.204.946 suara dan 7,89 persen, PAN 6.273.462 suara dan 6,03 persen, PPIB 198.803 suara dan 0,19 persen, Partai Kedaulatan 438.030 suara dan 0,42 persen, PPD 553.299 suara dan 0,53 persen, PKB 5.146.302 suara dan 4,95 persen, Partai Pemuda Indonesia 415.563 suara dan 0,40 persen, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 317.433 suara dan 0,31 persen, Partai Demokrasi Pembaruan 896.959 suara dan 0,86 persen.
Partai Karya Perjuangan 351.571 suara dan 0,34 persen, Partai Matahari Bangsa 415.294 suara dan 0,40 persen, Partai Penegak Demokrasi Indonesia 139.988 suara dan 0,13 persen, Partai Demokrasi Kebangsaan 671.356 suara dan 0,65 persen, Partai Republik Nusantara 631.814 suara dan 0,61 persen, Partai Pelopor 345.092 suara dan 0,33 persen, PPP 5.544.332 suara dan 5,31 persen, Partai Damai Sejahtera 1.522.032 suara dan 1,46 persen.
Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia 468.856 suara dan 0,45 persen, PBB 1.864.642 suara dan 0,45 persen, Partai Bulan Bintang 1.864.642 suara dan 1,79 persen, Partai Bintang Reformasi 1.264.150 suara dan 1,21 persen, Partai Patriot 547.798 suara dan 0,53 persen, PKDI 325.771 suara dan 0,3 persen, Partai Indonesia Sejahtera 321.019 dan 0,31 persen, PKNU 1.527.509 suara dan 1,47 persen.
Partai Merdeka 111.609 suara dan 0,11 persen, PNUI 146.83 suara dan 0,14 persen, Partai Sarikat Indonesia 141.558 suara dan 0,14 persen, dan terakhir ada Partai Buruh 265.369 suara dan 0,26 persen. Di sisi lain, jumlah suara pemilih pada Pemilu 2009 yaitu 104.048.118 suara berdasarkan data resmi KPU RI.