Para Pelatih dan Pemain Ini Ternyata Pernah Buang Trofi!

"Dapatnya Susah, eh Dibuang."
Mendapatkan gelar juara tentu merupakan hal yang paling membanggakan bagi tim dan pelatih sepak bola. Tapi, ada juga para pemain dan pelatih yang secara tak sengaja membuang title juara yang sudah susah payah didapatnya.
"What!? Membuang?"
Ya! Mereka membuang trofi yang sudah susah-susah didapat. Mau tahu siapa saja yang melakukan hal itu?
Pep Guardiola

Guardiola sukses merasakan titel juara Bundesliga Jerman di musim perdananya sebagai pelatih Bayern Muenchen, yakni pada musim 2013/14. Untuk merayakannya, mereka menggelar pesta di Allianz Arena. Para pemain dan staf pelatih saling bergantian menyiramkan bir, tak terkecuali Guardiola. Alhasil, saat hendak menggenggam trofi Bundesliga, Guardiola justru menjatuhkannya. Beruntung, tak ada kerusakan berarti karena trofi berbentuk tersebut tidak jatuh dari tempat yang tinggi.
Jan Vertonghen

Gelandang 27 tahun tersebut menjatuhkan titel juara Eredivisie Belanda musim 2011/12. Vertonghen menjatuhkan trofi tersebut saat melakukan interview bersama wartawan. Trofi yang terlepas dari pegangan terjatuh dan mengenai kakinya sendiri. Vertonghen meringis kesakitan dan titel juara pun diamankan oleh staf Ajax Amsterdam
Maarten Stekelenburg

Masih dari Ajax Amsterdam, Stekenlenburg secara tak sengaja menjatuhkan trofi juara Eredivisie Belanda musim 2010/11. Saat itu, seluruh penggawa Ajax melakukan parade keliling kota merayakan keberhasilan menjadi juara. Stekelenburg yang memilih duduk di atap bus, mengangkat trofi yang berbentuk piring tersebut terlalu tinggi. Ups, ternyata trofi itu mengenai kabel listrik yang melintang di atas jalan. Titel tersebut terjatuh, menggelinding di atas aspal sebelum akhirnya diamankan oleh polisi.
Sergio Ramos

Setelah puasa gelar di ajang Copa del Rey selama 18 musim, Real Madrid akhirnya sukses menjadi juara di musim 2010/11 lalu mengalahkan Barcelona. Untuk merayakan keberhasilan tersebut, seluruh tim mengarak trofi tersebut dalam bus atap terbuka. Saat titel itu hendak diangkat oleh Sergio Ramos, insiden yang tidak diduga-duga terjadi. Trofi Copa del Rey itu terlepas dari genggaman Ramos, jatuh ke aspal dan terlindas bus. Alhasil, trofi itu pun rusak parah bahkan hingga tidak berbentuk.
Kebayang nggak bagaimana malunya para pemain dan pelatih sepak bola ini?




















