Nadiem Makarim: Peningkatan SDM Bisa dengan Kemerdekaan Belajar

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebut cara menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul lulusan universitas, adalah dengan konsep kebebasan belajar dan dosen bergerak.
Hal tersebut diungkapkan Nadiem dalam pidato sambutan pelantikan rektor Universitas Indonesia (UI) 2019-2024, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/12).
1. Kebebasan belajar dan debirokrasi dosen jadi konsep peningkatan SDM Nadiem

Nadiem menjelaskan, interpretasi upaya mencetak SDM unggul di universitas dengan cara Kemerdekaan Belajar dan Dosen Bergerak, yakni kemerdekaan pada pihak kampus dalam berstrategi dan menghilangkan hambatan pengajar di birokrasi.
"Kemerdekaan belajar dalam artian memberi kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, serta mahasiswa diberikan kebebasan memilih bidang yang mereka sukai," kata dia.
2. Nadiem juga menjelaskan konsep dosen bergerak yang dia paparkan

Adapun pengejawantahan Dosen Bergerak adalah perasaan dosen tidak merasa terancam atau direndahkan ketika kapabilitas mahasiswa melampaui dosen. Dalam konsepnya, dosen juga dituntut aktif dalam membuat suasana menjadi kelas aktif.
"(Dosen) senantiasa mencari ilmu baru secara otomatis dan akan melibatkan orang lain yang tepat untuk meningkatkan pembelajaran mahasiswa, melibatkan proses belajar yang aktif di dalam kelas seperti diskusi, debat, tanya jawab, dan juga melibatkan mahasiswa di dalam proyek. Selalu sematkan pertanyaan sebelum memulai mengajar, 'apakah tiap jam mahasiswa relevan untuk masa depannya?'” kata Nadiem.
3. Soal SDM unggul, prioritas perguruan tinggi sama dengan lembaga negara

Selain menjabarkan konsepnya, Nadiem juga mengapresiasi pencapaian peringkat UI dalam QS University Ranking serta capaian UI yang dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik ke-80 tingkat dunia, yang memberikan dampak luas secara sosial dan ekonomi bangsa, dari lembaga Pemeringkatan Times Higher Education (THE) dalam daftar World University Impact Rankings 2019.
“Prioritas perguruan tinggi sama halnya dengan prioritas kementerian, lembaga lainnya di Indonesia yaitu SDM unggul. Sebagai perguruan tinggi, maka UI dapat mengambil peran untuk mencetak para lulusan calon pemimpin masa depan. Saat ini kita hidup di tengah ketidakpastian, di mana gelar tidak menjamin kompetensi, kelulusan tidak menjamin kesiapan berkarya, akreditasi tidak menjamin mutu, masuk kelas tidak manjamin belajar,” kata dia.

![[TES]Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara TPST Bantargebang yang Longso](https://image.rujakcingur.com/post/20200101/ddff688a-3598-46d5-b1ba-5a184f161495-d4ccb326ae252243d95b4d1fbd13d884.jpeg)




.png)









![[LINIMASA] Reuni 212 Usai Pilpres 2019](https://image.rujakcingur.com/post/20191201/whatsapp-image-2019-12-02-at-031631-712a334dd9f56148f0c1b235153694b2.jpeg)
![[LINIMASA] Kronologi Penusukan dan Kabar Terbaru Wiranto](https://image.rujakcingur.com/post/20191010/antarafoto-wiranto-ditusuk-101019-ho-2-98033125a787c48e9c92d1436d73ea13.jpg)
