Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

MUI Sesalkan Kerusuhan di Wamena, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

ANTARA FOTO/Marius Wonyewun
ANTARA FOTO/Marius Wonyewun

Jakarta, IDN Times - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan terjadinya kerusuhan di Wamena, Papua, yang menelan korban jika dan merusak berbagai fasilitas publik. Mereka berharap pemerintah bisa bertindak cepat mengatasi persoalan ini agar tidak berlarut-larut.

1. Kerusuhan sebabkan korban jiwa dan kerusakan bangunan

ANTARA FOTO/Marius Wonyewun
ANTARA FOTO/Marius Wonyewun

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas menyayangkan kerusuhan tersebut yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan berbagai fasilitas umum dan properti masyarakat.

"Tindakan brutal dan anarki tersebut telah menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa yang tidak berdosa," ujarnya melalui keterangan tertulis yang dikutip dari Antara, Minggu (29/9).

2. Ada 33 orang meninggal dunia

ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra
ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Akibat Kerusuhan tersebut, 33 orang meninggal dunia dan ribuan orang lainnya harus mengungsi ke daerah di dekat Wamena.

Anwar secara khusus juga menyoroti dan ikut berduka atas korban-korban jiwa tidak berdosa dari para pendatang di daerah Papua.

MUI sangat menyesalkan kerusuhan yang telah terjadi karena tidak hanya menelan korban jiwa, tapi juga telah merusak berbagai fasilitas umum serta gedung-gedung milik pemerintah.

Anwar juga menyayangkan telah terjadi kerusakan parah terhadap berbagai properti yang dimiliki oleh masyarakat biasa.

3. Pemerintah harus turun tangan untuk menangani masalah ini

(Presiden Joko "Jokowi" Widodo) IDN Times/Teatrika Putri
(Presiden Joko "Jokowi" Widodo) IDN Times/Teatrika Putri

Oleh karena itu, sambungnya, MUI berharap agar pemerintah dengan tegas dan serius mau menangani permasalahan yang terjadi di Papua saat ini.

"Agar rakyat dan masyarakat bisa hidup tenang kembali dan bisa melakukan aktivitas seperti semula," tegasnya.

4. Kerusuhan terjadi akibat rasialisme

(Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019)) ANTARA FOTO/Marius Wonyewun
(Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019)) ANTARA FOTO/Marius Wonyewun

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua yang berawal dari unjuk rasa siswa pada Senin (23/9) yang memprotes dugaan perkataan bernada rasialisme oleh seorang guru.

Aksi tersebut berakhir rusuh dan terdapat pihak yang melakukan pembakaran terhadap rumah warga, kantor pemerintah serta fasilitas umum.

Setelah sebelumnya menutup akses internet di Wamena, pemerintah akhirnya membuka kembali layanan data internet pada Sabtu (28/9) karena dianggap kondisi dan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Wamena telah pulih.

Share
Topics
Editorial Team
Fitang Budhi Adhitia
EditorFitang Budhi Adhitia
Follow Us

Latest in News

See More

Ipsa mollitia quibusdam minus et et ducimus dolore id sint velit nes

30 Jan 2026, 16:08 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews