Jakarta, IDN Times - Mal Pelayanan Publik (MPP) di Ibu Kota merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama unit-unit pelayanan publik lainnya di Jakarta, baik pusat, daerah, BUMN, BUMD, maupun swasta.
Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, MPP mengintegrasikan 340 layanan yang terdiri atas 296 pelayanan dari Pemprov DKI dan 34 pelayanan dari pemerintah pusat. Di dalamnya, masyarakat bisa mengurus berbagai perizinan secara terpadu melalui satu pintu, mulai memperpanjang paspor, SIM, pajak, dan perizinan lain.
Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengatakan, kehadiran Mal Pelayanan Publik ini akan meningkatkan kualitas layanan dengan cepat dan mudah melalui integrasi layanan. "Layanan terpadu ini diharapkan dapat mendorong daya saing industri nasional," ujarnya.
Ke depan, pemerintah terus mengembangkan pembangunan Mal Pelayanan Publik demi efektivitas dan efisiensi perizinan. Tak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota besar, seperti Surabaya dan Makassar.
Pelayanan yang diberikan MPP membuat warga DKI Jakarta yang datang merasa puas. Salah satunya Pranoto yang bekerja sebagai karyawan swasta. Ia mengunjungi MPP ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM). Hanya berbekal Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan SIM lama menuju loket, Pranoto dilayani petugas untuk mengurus SIM baru. Tak lama berselang, SIM baru pun sudah di tangan.
Prosesnya tak lebih dari 1 jam, mulai proses penyerahan data, verifikasi data, sampai pengambilan foto untuk SIM terbaru. "Saya tadi cuma bawa SIM dan KTP, lalu langsung diproses. Enggak sampai 1 jam sudah tinggal antre foto nih sekarang, dicetak selesai," ujar Pranoto, Jumat (27/10).
Menurut Pranoto, kondisinya akan berbeda jika harus mengurus perpanjangan SIM di Kantor Samsat. Meski proses yang dilalui serupa, dia harus mengantre sejak pagi dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengantongi SIM baru. "Di Samsat antreannya lebih penuh, jadi lebih lama. Di sini (MPP), lebih cepat dan sangat bersahabat," katanya.
