Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mahfud MD Kirim 120 Nelayan Pantura, Perkuat Laut Natuna

Mahfud MD Kirim 120 Nelayan Pantura, Perkuat Laut Natuna
Menkopolhukam Mahfud MD (IDN Times/Fitang Budhi Adhitia)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengirim 120 nelayan Pantura Jawa ke perairan Natuna untuk ikut menjaga dan menikmati hasil kekayaan alam Tanah Air.

Mahfud mengatakan, Natuna memiliki potensi laut melimpah yang harusnya dinikmati oleh masyarakat Indonesia sendiri.

  1. 1. Mahfud akan kirim nelayan di seluruh Indonesia untuk menikmati hasil laut Natuna

    Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri acara Gerakan Suluh Kebangsaan. (IDN Times/Margith Juita Damanik)
    Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri acara Gerakan Suluh Kebangsaan. (IDN Times/Margith Juita Damanik)

    Oleh sebab itu, untuk menikmati kekayaan alam tersebut, Mahfud akan secara bergiliran mengirim nelayan di sejumlah daerah ke Natuna.

    "Salah satu keputusan ikutan dari situ adalah kita mau memobilisasi nelayan-nelayan dari Pantura. Mungkin pada gilirannya daerah lain di luar Pantura untuk beraktivitas kekayaan laut mencari ikan, dan sebagainya di sana,” kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (6/1).

  2. 2. Pemerintah akan mengusir pihak asing yang mencuri ikan di laut Indonesia

    (Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Bogor) Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev
    (Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Bogor) Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

    Mahfud menegaskan, pemerintah secara tegas melarang adanya pencurian ikan di wilayah laut Indonesia oleh pihak luar termasuk Tiongkok. Pemerintah juga tidak segan-segan untuk melakukan pengusiran jika diketahui ada kapal asing yang masuk ke dalam daerah kedaulatan NKRI.

    “Hukum Internasional mengatakan bahwa perairan yang mereka masuki itu adalah perairan sah kita Indonesia. Kita yang berhak mengeksplorasi, maupun mengekploitas kekayaan laut yang ada di situ termasuk 200 meter bawahnya dari dasar perairan itu. Sekarang di masuki karena kita kurang hadir di sana,” tuturnya.

  3. 3. Pemerintah akan selalu mendukung kegiatan nelayan yang ada di Natuna

    IDN Times/ Muchammad Haikal
    IDN Times/ Muchammad Haikal

    Mahfud mengatakan, pemerintah akan mendukung segala kegiatan nelayan yang ada di Natuna, termasuk soal perizinan dan fasilitas untuk menangkap ikan.

    "Intinya kita akan hadir, sesuai dengan perintah presiden sudah lama ini. Keputusan presiden itu sudah lebih dari setahun yang lalu mengatakan kita harus hadir di sana. Kehadirannya dalam bentuk apa? Satu patroli yang rutin, yang kedua kegiatan laut, nelayan,” ucapnya.

  4. 4. Nelayan yang dikirim ke Natuna harus ikut menjaga kedaulatan negara dari pihak asing

    (Kapal nelayan asing di perairan Natuna yang berhasil diintai oleh TNI AU) ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat
    (Kapal nelayan asing di perairan Natuna yang berhasil diintai oleh TNI AU) ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat

    Selain menikmati kekayaan Natuna, Mahfud juga berpesan kepada 120 nelayan Pantura Jawa tersebut untuk ikut menjaga dan melaporkan jika ditemukan ada kapal asing yang mencuri ikan di wilayah kedaulatan Indonesia.

    "Selain saudara menggunakan hak saudara sebagai warga negara, saudara juga menggunakan kewajiban saudara untuk turut membela negara, menunjukkan bahwa ini milik kami. Dan saudara akan dilindungi oleh negara tidak akan ada tindakan- tindakan fisik yang mengancam saudara. Yang penting saudara nyaman di situ, negara nantinya akan mengawal kegiatan saudara di situ,” tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More