Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Lagi, Ahok Dapat Limpahan Dukungan dari Relawan Agus-Sylvi

    Setelah sekelompok mantan relawan Agus-Sylviana yang mengatasnamakan Front Kerukunan Pemuda Bugis Makassar menyatakan dukungan kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, kini giliran kelompok pendukung lainnya yang memutuskan untuk merapat ke kubu Ahok-Djarot. Sebaliknya, hingga saat ini, para partai yang mendukung Agus-Sylvi belum menentukan pilihan dalam putaran kedua mendatang. 

    Ahok-Djarot dinilai memiliki semangat yang sama dengan Agus-Sylviana.

    Seperti dikutip dari Liputan 6, kelompok pendukung Agus-Sylviana ini menamakan diri mereka sebagai Jakarta Network (JN). Pada Pilkada putaran kedua ini, JN menyatakan komitmen untuk mendukung pasangan Ahok-Djarot. Ketua JN Asep Irama berkata bahwa,"Kami memilih Ahok-Djarot, pelayan masyarakat yang siap kerja keras dan antikorupsi."

    Pihaknya menilai bahwa pasangan ini memiliki semangat yang sama dengan pasangan yang dulu mereka dukung. Asep tak lupa menyebutkan bahwa menurutnya Ahok-Djarot juga memiliki rekam jejak yang baik selama memimpin Jakarta. Oleh karena itu, JN yakin untuk memberikan suara kepada Ahok-Djarot.

    JN meyakini bahwa Demoktrat dan SBY memberikan kebebasan dalam pemberian dukungan.

    Asep sendiri meyakini bahwa Demokrat dan SBY tak akan mempersoalkan ke mana arah dukungan dari kelompoknya. "Kami yakin, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono sebagai negarawan dan Agus Harimurthi Yudhoyono sebagai generasi yang membanggakan, akan bersikap bijaksana dan memberi kebebasan pada pendukungnya untuk mendukung pasangan mana pun, termasuk mendukung pasangan Ahok," ujar Asep.

    Demokrat pertimbangkan untuk non-blok.

    Pada awal Maret lalu, Roy Suryo dari partai Demokrat sempat menyebutkan partainya belum memutuskan sikap politik dalam Pilkada putaran kedua. Menurutnya, ada opsi untuk Demokrat bersikap non-blok. Roy mengatakan bahwa sikap itu kemungkinan akan diambil untuk menghormati kedua koalisi parpol yang akan bersaing. Meski demikian, Roy berkata tetap ada kemungkinan bagi Demokrat untuk mendukung salah satu pasangan calon.

     

    Editorial Team

    Related Article

    artikel baru 17 Sep 2026, 11:10 WIB
    artikel cba bikin baru lagi17 Sep 2026, 09:58 WIB
    Artikel baru publish segar16 Sep 2026, 10:49 WIB