Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ketua DPD RI Apresiasi Komitmen Pemuda untuk Bersatu dan Jaga NKRI

IDN Times/DPD RI
IDN Times/DPD RI

Jakarta, IDN Times - Ketua DPD RI Oesman Sapta mengapresiasi komitmen gerakan pemuda untuk bersatu dan menjaga NKRI. Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (GERCIN) di Ruang Delegasi Ketua DPD RI, Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Senin (26/8).

Oesman Sapta yang akrab disapa OSO mengatakan komitmen menjaga keutuhan NKRI bukan sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan karena setiap orang memiliki pemikiran dan perasaan yang berbeda-beda dalam menyikapi persoalan bangsa. Namun, Ia mengaku bangga dengan pemuda yang dapat tegas menyampaikan komitmennya untuk berjuang menjaga keutuhan NKRI.

“Komitmen menjaga keutuhan bangsa tidak gampang dilaksanakan, karena kita berbeda pikiran dan rasa. Saya bangga dalam kondisi saat ini, masih ada anak bangsa yang berani memberi pernyataan tegas bahwa saya adalah anak bangsa. Ini adalah kebangkitan NKRI. Di sinilah komitmen Anda semua adalah komitmen yang sejati,” ujar senator asal Kalimantan Barat itu.

1. OSO mengajak generasi muda bersama-sama membangun bangsa dan menjaga keutuhan NKRI

IDN Times/DPD RI
IDN Times/DPD RI

Lebih lanjut, Oesman Sapta berharap komitmen yang sama juga dapat menggugah generasi muda lainnya untuk mau bersatu padu menjaga keutuhan bangsa, mengingat saat ini banyak juga generasi muda yang ingin merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saudara NKRI, saudara Pancasila, begitu juga dengan saya. Saya berharap generasi muda lainnya di luar sana dapat tergugah dan bersama-sama membangun bangsa dan menjaga keutuhan NKRI,” tutur Oesman.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPN GERCIN) Hendrik Yance Udam mengatakan Pancasila sebagai ideologi sudah final sebagai pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.

“Kehadiran GERCIN merupakan upaya untuk memperkuat posisi politik NKRI bahwa Pancasila telah final sebagai ideologi bangsa. Perjuangan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga semua elemen masyarakat,” ujar Hendrik Yance.

Terkait peristiwa yang dialami masyarakat Papua di Surabaya, Hendrik menyatakan, kondisi Indonesia akan sangat rumit karena akan dihadapkan dengan berbagai kepentingan. Papua memang sedang berkonflik, tapi saya tampil dari Papua sebagai anak bangsa menyatakan bahwa sudah final ialah Papua bagian dari negara ini.

“Situasi Papua dalam keadaan kondusif, peristiwa Papua adalah oknum, tapi intinya saya Papua, saya hitam, dan saya Indonesia. Saya berharap oknum tersebut diproses secara hukum, supaya terobati luka masyarakat Papua,” jelas Hendrik.

Share
Topics
Editorial Team
Ezri Suro
EditorEzri Suro
Follow Us

Latest in News

See More

Magna voluptas voluptates soluta mollit reprehenderit amet commodi l

07 Jan 2026, 15:05 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews