Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kasus Demam Berdarah di Mataram Meningkat, Dinas Kesehatan: Belum KLB

Ilustrasi fogging. IDN Times/Gregorius Aryodamar
Ilustrasi fogging. IDN Times/Gregorius Aryodamar

Jakarta, IDN Times - Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus meningkat. Namun, hingga saat ini Mataram masih aman dari status kejadian luar biasa (KLB).

"Meskipun angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Mataram terus meningkat, dan terdapat satu kasus kematian, namun sampai saat ini belum masuk status KLB," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/2).

1. Tercatat 107 kasus positif demam berdarah di Mataram

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Berdasarkan data terakhir, lanjut Usman, DBD secara keseluruhan dari semua rumah sakit di Mataram tercatat sebanyak 170 kasus, namun yang dinyatakan positif DBD sebanyak 107 kasus.

Sementara, sisanya adalah kasus diduga dan menyerupai karena adanya bintik-bintik merah, trombosit turun, dan panas dengan suhu tinggi.

"Tapi setelah dicek laboratorium hasilnya negatif," ujarnya.

2. Kondisi di Mataram masih relatif aman

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Menurutnya, status KLB baru dapat ditetapkan antara lain apabila jumlah kasus kematian dan kasus DBD lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Selain itu, mengganggu sosial ekonomi. Akibatnya, masyarakat tidak berani keluar beraktivitas karena takut terkena wabah DBD.

"Sementara kondisi Kota Mataram sampai saat ini masih relatif aman. Meskipun jumlah kasus DBD sudah tercatat lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan terdapat satu kasus kematian," katanya.

3. Dinkes Kota Mataram aktif penyuluhan pola hidup bersih dan sehat

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Untuk menekan kasus DBD di Kota Mataram, Dinas Kesehatan Kota Mataram saat ini aktif melakukan upaya pencegahan melalui penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Selain itu, dilaksanakan pemberian bubuk abate kepada semua masyarakat untuk diletakkan pada wadah penampungan air guna mencegah jentik nyamuk. Upaya pengasapan atau "fogging" juga tetap dilaksanakan pada sejumlah wilayah yang sudah ada kasus positif DBD.

"Dari upaya itu, PSN menjadi gerakan paling efektif karena mampu memusnahkan jentik nyamuk. Kalau pengasapan hanya mampu membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentiknya akan tetap berkembang biak," ujarnya.

4. Tren peningkatan DBD diprediksi akan terus terjadi

IDN Times/Imron
IDN Times/Imron

Karena itu, katanya, peran aktif masyarakat melakukan PSN sangat penting. Sebab, dengan tenaga yang sangat terbatas masyarakat tidak dapat mengandalkan pemerintah, apalagi hanya dengan mengandalkan "fogging".

"Masuknya musim pancaroba bisa memudahkan berkembangbiaknya jentik nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit DBD. Tren peningkatan kasus DBD diprediksi akan terus terjadi dan masyarakat segera melakukan antisipasi," katanya.

5. 180 orang meninggal akibat DBD

ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Berdasarkan laporan dinas kesehatan di 34 provinsi per 9 Februari 2019, tercatat kasus DBD mencapai 18.106 orang. Sebanyak 180 orang meninggal dunia akibat demam berdarah (DBD).

Sebanyak enam daerah telah menyatakan status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah W1 (Laporan Wabah). Daerah tersebut antara lain Kabupaten Kapuas, Kota Kupang, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ponorogo, Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, dan Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur. Namun, Kabupaten Kapuas sudah menarik status W1.

Share
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in News

See More

Gempa Hari Ini 27/12/2025 bermagnitudo 5.8 di ENGGANO-BENGKULU

27 Des 2025, 08:15 WIBNews
gallery keenam

Artikel revised [edit LAGI]

25 Nov 2025, 15:15 WIBNews